Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kisah Nyata Dalam Prosa, Novel ”Unfinished Love” Karya Klissy Myring Potret Keberanian dan Mengajarkan Cara Tumbuh dari Luka

M.Ridwan • Sabtu, 4 Juli 2026 | 19:23 WIB
KISAH NYATA DALAM PROSA: Penulis Novel Unfinished Love Klissy Myring (tengah) saat peluncuran dan bedah buku kisah hidupnya bersama alm Nick sang suami yang telah meninggalkannya di Le Matrix Co Working Gate 88, Jl. Kerobokan Kuta Utara (4/7/2026). (M.RIDWAN/radarbali.id)
KISAH NYATA DALAM PROSA: Penulis Novel Unfinished Love Klissy Myring (tengah) saat peluncuran dan bedah buku kisah hidupnya bersama alm Nick sang suami yang telah meninggalkannya di Le Matrix Co Working Gate 88, Jl. Kerobokan Kuta Utara (4/7/2026). (M.RIDWAN/radarbali.id)

KEROBOKAN, radarbali.jawapos.com - Cinta tidak selalu datang dalam balutan cerita indah. Kadang ia hadir lewat harapan yang kandas, keputusan yang keliru, hingga luka mendalam yang membutuhkan waktu panjang untuk dimengerti. 

Realitas getir namun penuh pembelajaran inilah yang dituangkan oleh Klissy Myring dalam novel autobiografi perdananya dengan titel, Unfinished Love.

Di bawah naungan Padmedia Publisher, kisah nyata yang ditulis dengan narasi prosa penuh ketulusan dan dituntaskan selama satu tahun ini resmi diluncurkan di Le Matrix Co Working Gate 88, Jl. Kerobokan No. 88, Bali, Sabtu (4/7/2026)

Bukan sekadar peluncuran buku biasa, ruang literasi siang itu bertransformasi menjadi panggung refleksi yang intim.

Alunan musik akustik yang syahdu mengiringi jalannya acara, membawa para pencinta literasi yang hadir menyelami lebih dalam makna kehilangan dan penerimaan.

Sampul Novel Unfinished Love karya Klissy Myring yang baru diluncurkan.
Sampul Novel Unfinished Love karya Klissy Myring yang baru diluncurkan.

 

Suasana kian menyentuh saat jurnalis sekaligus penulis perempuan asal Surabaya, Dhian HP, membacakan nukilan novel tersebut.

Lewat suaranya, untaian kata yang ditulis Klissy seolah hidup, membawa audiens menyusuri jengkal demi jengkal perjalanan hidup sang penulis yang tumbuh dan berakhir di Pulau Dewata.

Klissy saat sesi Konferensi Pers didampingi putra semata wayangnya mengurai cerita kisah hidupnya dengan Nick sang suami asal Inggris.

”Ada cinta yang tak selesai meski waktu telah berhenti,” tulis Klissy, di sampul Novel setebal 272 halaman itu.

Kisah-kisah romantik kata dia tentu saja ada dalam perjalanan hidupnya. Namun Nick yang terjerat narkoba dan harus mendekam di penjara Kerobokan, membuat hari-hari Klissy sebagai seorang istri kian berat.

Dalam Novel ini paparnya, banyak mengisahkan hari-harinya menemani sang suami dalam penjara.

Bergulat dengan ruang sempit yang penuh tahanan, juga nyamuk dan sipir yang setiap saat menginspeksi sel ke sel.

Pulau Bali ini menurutnya benar-benar blessing, memberi anugerah yang kemudian ”cinta mati” untuk tidak meninggalkan pulau ini, lagi. 

Klissy Myring (tegah) bersama sang putra (kanan) dan sang editor Wina Bojonegoro (kiri). (M. RIDWAN/radarbali.id)
Klissy Myring (tegah) bersama sang putra (kanan) dan sang editor Wina Bojonegoro (kiri). (M. RIDWAN/radarbali.id)

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi hangat yang dipandu oleh Rachmat Julyanto—seorang manajer hotel sekaligus penggerak komunitas literasi.

Hadir sebagai pembedah, Wina Bojonegoro, editor dan penulis peraih penghargaan sekaligus pendiri Padmedia Publisher.

Wina mengungkapkan bahwa Unfinished Love adalah sebuah cermin kehidupan. Buku ini bukan hanya tentang romansa yang tak usai, melainkan sebuah perayaan atas keberanian manusia untuk berdamai dengan masa lalu.

"Padmedia Publisher percaya karya ini akan menjadi bagian penting dalam literatur kontemporer Indonesia. Ia membuka ruang refleksi bagi siapa saja yang pernah merasakan cinta, kehilangan, dan kemudian bangkit merajut harapan," ungkap perwakilan Padmedia.

Melalui Unfinished Love, Klissy Myring tidak sedang meratapi nasib, melainkan membagikan sebuah hikmah besar: bahwa di balik setiap luka, selalu ada kekuatan untuk menerima diri sendiri dan terus bertumbuh sebagai manusia.***

 

Editor : M.Ridwan
#Novel Unfinished Love #Klissy Myring #autobiografi #Cinta yang Tak Selesai