DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Ketua Umum Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA), H. Kamrussamad, Ph.D resmi melantik Pengurus Badan Pengurus Wilayah (BPW) HIPKA Provinsi Bali beserta Badan Pengurus Daerah (BPD) se-Bali, di ASA Coffee & Resto, Renon, Denpasar, Kamis (23/7/2026)
Pengukuhan yang dirangkaikan dengan Forum Bisnis ini mengusung tema, "Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional melalui Kolaborasi UMKM, Kepemudaan dan Pariwisata Berdaya Saing Global" menjadi momentum menggairahkan roda perekonomian dengan turbin penggerak pengusaha muda .
Kamrussamad dalam sambutannya selaku Ketua Umum BPP HIPKA, H. Kamrussamad, Ph.D, menegaskan bahwa selain pariwisata potensi bisnis di Pulau Dewata sangat terbuka sangat lebar.
Menurutnya, sektor bisnis ekosistem pengusaha lokal merupakan salah satu pilar penopang utama pariwisata Bali agar terus tumbuh secara berkelanjutan.
"Potensi bisnis di Bali sangat melimpah dan terbuka lebar. Pariwisata tidak bisa berdiri sendiri tanpa didukung sektor bisnis pendukung yang kuat,” ujarnya, disambut tepuk tangan hadirin.
Anggota Komisi XI DPR RI ini mencontohkan, banyak warung kopi dan Kafé di Jakarta yang menyajikan kopi khas asal Kintamani, Bali.
“Ini membuktikan produk lokal Bali memiliki daya saing tinggi dan pasar yang sangat luas hingga ke tingkat nasional," tukas politisi partai Gerindra, ini.
Ia berharap melalui pelantikan kepengurusan yang baru ini, para pengusaha yang tergabung dalam wadah KAHMI mampu berkolaborasi secara aktif, menciptakan inovasi bisnis, serta mendorong UMKM lokal agar lebih mandiri dan berdaya saing di pasar global.
”Kita bersyukur dan senang para mantan aktivis di Bali ini mengambil jalan pengabdian di bidang wirausaha yang marwah mainsetnya dari mencari lapangan kerja menjadi mencipta lapangan kerja atau the job creator, saya kira ini jelas lebih maslahat sekaligu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tandas Kamrussamad.
Ujungnya kata dia, untuk mengurangi angka pengangguran dan kemisikinan.
Made Muliawan Arya, SE., MH, selaku Ketua DPD Gerindra Provinsi Bali yang didapuk sebagai salah seorang narasumber mengetengahkan materi; Mengadaptasi Perubahan Menuju Indonesia Tangguh, Kolaborasi, Investasi dan Kepemimpinan sebagai Fondasi Pertumbuhan Baru, mendapat sambutan antusias.
“Pengusaha jangan menunggu keadaan membaik. Kalau menunggu keadaan sempurna, tidak akan pernah mulai. Di masa sulit, justru banyak peluang baru lahir,” tandas mantan Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, ini, disambut tepuk tangan hadirin.
Intinya tegas politisi hobi olahraga tinju ini, saat orang lain berhenti, pengusaha harus bergerak, saat orang ragu, pengusaha harus melihat peluang.
”Itulah yang membedakan mental pengusaha, bukan kondisi tapi cara merespons keadaan,” tandas tokoh yang akrab disapa De Gadjah, ini.
Sementara itu, Ketua BPW HIPKA Bali, Habib Setyo Prayogo, menyatakan kesiapannya untuk membawa pengusaha KAHMI di Bali menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah, regulator keuangan, maupun sesama pelaku usaha.
Selain De Gadjah, Forum Bisnis yang dipandu Dr. Efata Filomeno Duarte tersebut juga mengetengahkan pambicara lain seperti dari anggota HIPMI dan anggota KPU Bali I Gede John Darmawan, membahas strategi penguatan akses permodalan, digitalisasi UMKM, serta peluang kolaborasi ekonomi daerah guna mewujudkan Bali yang maju dan mandiri.
Turut hadir pula sejumlah pimpinan instansi strategis dan tokoh pengusaha di Bali, BPJS ketenagakerjaan Balinusra, perwakilan OJK Provinsi Bali, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Kepala Disperindag Provinsi Bali.***
Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com