Dua Hujan Meteor Bakal Hiasi Langit Bali Agustus 2026

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 06:14 WIB
Meteor shower konstelasi Perseids yang dapat diamati dari pesisir Amed di Karangasem.
Meteor shower konstelasi Perseids yang dapat diamati dari pesisir Amed di Karangasem.

 

RADAR BALI - Fenomena astronomi menarik bakal menghiasi langit Bali sepanjang bulan Agustus 2026. Masyarakat maupun wisatawan di Pulau Dewata berkesempatan menyaksikan dua fenomena hujan meteor utama, yakni Perseids dan Kappa Cygnids.

Hujan meteor Perseid menjadi pertunjukan utama yang paling dinanti. Pada tahun 2026, kondisi pengamatan di Bali terbilang sangat ideal karena puncak fenomena ini bertepatan dengan fase Bulan Baru (New Moon), sehingga langit malam bebas dari silau cahaya bulan.

1. Hujan Meteor Perseid (Utama)

2. Hujan Meteor Kappa Cygnid (Minor)

Lokasi dan Tips Pengamatan di Bali

Untuk mendapatkan pengalaman pengamatan terbaik, para pengamat disarankan menuju area yang minim polusi cahaya. Kawasan dataran tinggi seperti Bedugul dan Kintamani, serta pantai di pesisir utara dan timur Bali seperti Amed atau Lovina, menjadi rekomendasi spot ideal.

Pengamatan cukup dilakukan dengan mata telanjang tanpa perlu alat bantu teleskop, sebab gerakan meteor melintas sangat cepat di cakrawala luas. Pengamat juga diimbau memberikan waktu 15–20 menit bagi mata untuk beradaptasi dengan kegelapan malam tanpa terpapar cahaya layar ponsel.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
hujan meteor 2026 perseids bali langit bali stargazing amed fenomena astronomi