DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Suasana di kawasan hiburan malam Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, mendadak memanas. Karyawati Gate Up Lacovida Loca Bar, Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, bernama Ni Kadek DK, 27, menjadi korban dugaan penganiayaan setelah terlibat cekcok dengan seorang pria yang hingga kini identitasnya masih misterius. Insiden tersebut terjadi berlangsung di areal parkir, Rabu dini hari (29/7) sekitar pukul 05.00 Wita.
Informasi yang di himpun, korban diketahui berinisial Ni Kadek DK, 27, warga Gelogor Carik, Denpasar itu tak terima pria misterius yang dimaksut.
Perempuan yang bekerja sebagai karyawan swasta itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Denpasar beberapa jam setelah peristiwa terjadi. Laporan korban resmi diterima polisi pada Rabu itu juga.
Insiden bermula saat korban berada di areal parkir Lacovida Loca Bar. Saat itu datang seorang pria yang diduga merasa tersinggung terhadap korban.
Belum diketahui secara pasti penyebab ketersinggungan tersebut, namun keduanya sempat terlibat adu mulut. Situasi yang awalnya hanya berupa cekcok mulut berubah menjadi aksi kekerasan.
Terlapor diduga langsung melayangkan pukulan menggunakan tangan ke arah pipi kiri korban.
Akibat bogem mentah tersebut, wanita ini mengaku mengalami rasa sakit pada bagian pipi kiri. "Meski tidak dilaporkan mengalami luka berat, korban memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian," beber sumber petugas, Minggu (2/7/2026).
Polisi juga mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi serta mencari keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.
Hingga kini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Polisi berupaya menelusuri keberadaan terlapor sekaligus mengungkap secara utuh kronologi dan motif yang memicu terjadinya dugaan penganiayaan tersebut.
Terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., belum berkomentar banyak. “Saya akan mengecek terlebih dahulu. Namun kalau memang benar sudah melapor, penyidik akan melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri identitas terlapor," ujarnya singkat.***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com