RADAR BALI - Suasana kecemasan mendalam tengah menyelimuti keluarga Selviana Rambu Maya (20).
Perempuan asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut dilaporkan hilang setelah KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran hebat di perairan Selat Lombok pada Rabu (12/8) dini hari.
Sementara itu, suami korban, Jhon Lu Keimarak, berhasil diselamatkan oleh tim SAR gabungan dan saat ini berada di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Niat Pulang untuk Rangkaian Pernikahan Adat
Selviana dan suaminya selama ini bekerja di Bali. Perjalanan menyeberang pulau tersebut sejatinya menjadi momen yang paling dinantikan keluarga karena keduanya berniat pulang ke kampung halaman untuk mengurus acara pernikahan adat.
“Dia kan kerja di Bali. Pada bulan ini dia pulangnya urusan untuk menikah. Mereka suami istri pulang menikah,” ujar Kakak Korban Rusno.
Sebelum memutuskan naik KMP Putri Yasmin melalui Pelabuhan Padangbai, pasangan ini sempat berencana menggunakan moda kapal cepat via Pelabuhan Benoa.
Namun, niat tersebut urut dibatalkan karena mereka tidak mendapatkan tiket tambahan.
Kontak Terakhir Keluarga
Komunikasi terakhir antara pihak keluarga dan Selviana terjadi pada Rabu (12/8) sekitar pukul 02.00 WITA saat korban masih berada di atas kapal. Setelah waktu tersebut, ponsel korban sudah tidak dapat dihubungi.
Keluarga di Sumba baru menerima kabar memilukan bahwa KMP Putri Yasmin terbakar dalam pelayaran menuju Lembar. Kepanikan keluarga kian bertambah lantaran tidak memiliki kerabat di Lombok yang bisa mendampingi proses pencarian.
“Terus suaminya ketemu di Lembar. Sekarang ada di Lembar. Kami di Sumba, jadi kami hanya panik saja bagaimana caranya ini. Tidak ditemukan, tidak ada kabar,” kata Rusno.
Operasi Pencarian Diperluas hingga 12 Nautical Mile
Kantor SAR Mataram terus memaksimalkan operasi penyisiran untuk menemukan keberadaan Selviana pada Kamis (13/8).
Pihak SAR mengerahkan personel untuk menyisir area dari lokasi kejadian menuju arah barat daya sejauh kurang lebih 12 nautical mile (NM) dengan menyesuaikan dinamika cuaca laut.
Dalam operasi air dan udara ini, armada penyelematan yang dikerahkan meliputi:
Kantor SAR Mataram: KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB).
Kantor SAR Denpasar: KN SAR Arjuna.
Pemantauan Udara: Helikopter SGi Air Bali.
Sebelumnya, tim SAR berhasil mengevakuasi tiga korban ke Pelabuhan Lembar. Dari ketiga korban tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, sedangkan dua korban lainnya mendapatkan perawatan medis di RSUP NTB.
Data Kapal dan Dugaan Penyebab Kebakaran
Berdasarkan data dari PT Jembatan Laut selaku pengelola armada, KMP Putri Yasmin mengangkut total 212 kru dan penumpang dalam rute pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.
Waktu Kejadian: Sekitar pukul 04.15 WITA.
Lokasi Kebakaran: Perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.
Dugaan Awal: Api diperkirakan berasal dari satu unit kendaraan truk box yang berada di dalam geladak kapal.
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap Selviana Rambu Maya masih terus berlangsung di sekitar perairan Selat Lombok, sementara keluarga besar di Sumba terus menunggu kepastian informasi terkait keselamatan korban.***
Editor : Ibnu YuniantoSumber : Radar Bali