RADAR BALI - Operasi pencarian lima korban insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok memasuki hari ketiga pada Jumat (14/8).
Tim SAR Gabungan mengerahkan kekuatan penuh (all-out) dengan memadukan armada kapal perang, pemantauan udara via helikopter, hingga dukungan yacht swasta, setelah sebelumnya berhasil menyelamatkan dan mengevakuasi 35 orang penumpang.
Pencarian kini difokuskan untuk menemukan lima penumpang yang masih dinyatakan hilang, yaitu Yasir Arafat, Selvina Rambu Maya, I Made Sutarjana, Slamet Yulianto, dan I Ratu Agung Ayu Sekar.
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi menegaskan bahwa seluruh potensi SAR dikerahkan secara optimal dengan membagi area kerja ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) guna memperluas jangkauan pemantauan di kawasan perairan antara Nusa Tenggara Barat dan Bali tersebut.
“Memasuki hari ketiga operasi SAR KMP Putri Yasmin ini, kami mengerahkan kekuatan secara maksimal melalui pembagian tiga SRU yang mencakup penyisiran permukaan laut menggunakan armada kapal dan pemantauan dari udara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali,” ujar Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi seperti dikutip Lombok Post.
Strategi Kombinasi Laut dan Udara
Berdasarkan Rencana Operasi (Renops) Kantor SAR Mataram, SRU 1 mengerahkan KN SAR 220 Mataram dan SRU 2 mengoperasikan kapal perang KAL Lembar milik TNI AL untuk menyisir permukaan perairan Selat Lombok.
Sementara itu, SRU 3 mengudara menggunakan helikopter Finns SGi Air Bali guna melakukan pemantauan visual dari ketinggian untuk memetakan titik-titik krusial yang sulit dijangkau armada laut.
Selain unsur utama, pencarian ini mendapat sokongan dari pihak swasta dan masyarakat bahari. Dua armada yacht, yakni Yacht Still Here dan Yacht No Comment, turut dilibatkan di lapangan bersama belasan kapal penyeberangan seperti KMP Portlink II dan KMP Parama Kalyani.
Kolaborasi Lintas Wilayah NTB dan Bali
Operasi skala besar ini menjadi bukti solidnya sinergi lintas daerah. Berbagai instansi dari NTB dan Bali diterjunkan, mulai dari Kantor SAR Denpasar, Ditpolair Polda NTB, Lanal Mataram, KSOP Lembar, hingga DVI Biddokkes Polda NTB.
Dukungan medis darurat juga disiagakan secara penuh di darat dengan pelibatan armada ambulans dari RSUD Provinsi NTB, RSUD Tripat, RSUD Kota Mataram, hingga Puskesmas Jembatan Kembar untuk menangani puluhan korban selamat sekaligus mengantisipasi penanganan cepat saat lima korban lainnya berhasil ditemukan.***
Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Lombok Post, Radar Bali