Waspada Kebakaran, BPBD Bali Catat Belasan Titik Kejadian dalam Sepekan, Distribusi Air untuk ini

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:28 WIB
Ilustrasi kekeringan, potensi kebakaran juga melanda sejumlah titik
Ilustrasi kekeringan, potensi kebakaran juga melanda sejumlah titik

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Maraknya kejadian kebakaran di berbagai daerah, termasuk di Bali, menjadi perhatian serius. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali mencatat adanya belasan titik kejadian bencana dalam kurun waktu sepekan.

Salah satu kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung pada Sabtu (22/8).

Kepala BPBD Bali, Gde Teja Bhusana, memaparkan bahwa situasi di TPA Suwung telah berangsur membaik setelah proses pemadaman intensif dilakukan oleh tim pemadam kebakaran.

"Sudah ditangani tim damkar Kota Denpasar. Situasi terkendali," kata Teja saat dihubungi kemarin, Minggu (23/8).

Berdasarkan data selama satu minggu dari tanggal 17 Agustus hingga 23 Agustus 2026 per pukul 08.00 Wita, tercatat ada 15 titik kejadian bencana di Bali.

Kejadian tersebut terdiri dari delapan kasus kebakaran gedung dan pemukiman, enam kasus kebakaran hutan dan lahan, serta satu kejadian gelombang pasang.

Baca Juga: Duh! Siswi 14 Tahun Diduga Dirudapaksa Berkali-kali oleh Tetangga Kos, Ternyata Kamar Bersebelaham

"Situasi terkendali, tidak ada berdampak masif," ungkap Teja menegaskan.

Jika dirinci berdasarkan wilayah, kejadian kebakaran paling banyak terjadi di Kabupaten Badung dengan enam titik, yang meliputi kebakaran rumah bedeng, lahan kosong, tumpukan kayu bangunan produksi genteng, rumpun bambu, bedeng tukang di kawasan Pantai Batu Bolong, hingga warung di kawasan Pantai Perancak.

Sementara itu, di Kabupaten Buleleng tercatat ada empat titik kejadian.

"Kalau Buleleng ada empat titik. Rumah terbakar karena dupa, lahan di kawasan Tibu Lesung, dan kebakaran rumah di Banjar Dinas Pegentengan," jelas Teja.

Selain itu, terjadi pula gelombang pasang dan abrasi di Buleleng yang merusak perahu nelayan.

Berikutnya, di Kabupaten Jembrana terjadi kebakaran di dua lokasi, yakni kebakaran lahan seluas kurang lebih 5 are di Lingkungan Samblong, Kelurahan Sangkaragung, serta kebakaran lahan seluas kurang lebih 50 are di Lingkungan Awen, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, yang diakibatkan oleh pembakaran sampah.

Di Kota Denpasar, kebakaran rumah terjadi di Jalan Marlboro XII, Kelurahan Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, selain insiden kebakaran TPA Suwung seluas kurang lebih 2 are di Kelurahan Sesetan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Adapun di Kabupaten Karangasem, tercatat kejadian kebakaran rumah akibat korsleting listrik di Banjar Tibulaka, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem.

Selain menangani musibah kebakaran, BPBD Bali juga mengatasi masalah kekeringan dengan mendistribusikan air bersih sebanyak 78.000 liter.

Bantuan air bersih ini paling banyak disalurkan ke Kabupaten Jembrana sebanyak 63.000 liter, disusul Buleleng sebanyak 10.000 liter, dan Karangasem sebanyak 5.000 liter.***

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
penaggulangan bencana potensi kebakaran kekeringan lahan BPBD Bali