Mulai Oktober 2026, Trans Sarbagita GOR Ngurah Rai–GWK Dilayani 11 Bus Listrik

Dhian Harnia Patrawati • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 00:47 WIB
Bus Listrik Trans Sarbagita
Bus Listrik Trans Sarbagita 

 

RADAR BALI - Upaya menghadirkan moda transportasi publik ramah emisi di Pulau Dewata terus dimatangkan.

Pemerintah Provinsi Bali menjadwalkan uji coba 11 armada bus bertenaga listrik pada Oktober 2026 mendatang.

Rute perintis yang dipilih menyasar Jalur I Trans Sarbagita, membentang dari area GOR Ngurah Rai Denpasar menuju destinasi pariwisata GWK di Badung.

Kepala Dishub Bali I Kadel Mudarta menyebutkan bahwa pengadaan armada ini murni berupa aset daerah di bawah naungan Trans Sarbagita, berbeda dari skema buy the service yang diterapkan pada Bus Trans Metro Dewata (TMD).

Hadirnya armada bersih ini terwujud lewat program Bali E-Mobility hasil kolaborasi bersama Global Green Growth Institute (GGGI) dengan sokongan pendanaan dari Korea.

Lintasan Armada dan Titik Pemberhentian

Uji operasional ini difokuskan untuk menghubungkan area pusat kota, kawasan pendidikan, hingga titik wisata di area selatan.

Titik Singgah Utama:

Operasional bus listrik akan memanfaatkan jaringan halte yang sudah tersedia saat ini. Perubahan teknis mendasar terletak pada penyediaan stasiun pengisian daya (stasiun charging), yang ditempatkan di titik pemberangkatan awal GOR Ngurah Rai serta area Kantor Dishub untuk pengisian baterai pada malam hari.

Waktu Operasional dan Estimasi Tarif

Layanan di jalur ini dijadwalkan beroperasi mulai pukul 06.30 WITA sampai 19.00 WITA dengan selang waktu keberangkatan (headway) sekitar 30 hingga 60 menit.

Pemberangkatan paling awal dari GOR Ngurah Rai dimulai pukul 06.30 WITA, sementara armada pertama dari GWK bergerak pukul 08.30 WITA.

Mengenai biaya perjalanan selama masa pengujian, pemerintah daerah masih mengkaji skema terbaik untuk menentukan apakah layanan dapat dinikmati secara cuma-cuma atau langsung dikenakan tarif.

Sebagai acuan, tarif normal Trans Sarbagita saat ini ditetapkan sebesar Rp 3.500 untuk masyarakat umum, sedangkan pelajar dan mahasiswa tidak dikenakan biaya. Kategori tarif khusus juga akan disiapkan bagi kelompok disabilitas saat armada terintegrasi secara penuh.***

Editor : Ibnu Yunianto
Sumber : Radar Bali
Transportasi Publik Bali Rute Bus Bali Bus Listrik Bali trans sarbagita Dishub Bali