Dewan Soroti Krodit Lantaran Proyek Penataan Kawasan Heritage, Dinas PUPR Lakukan ini

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 18:19 WIB
KRODIT: Kawasan Gajah Mada, Denpasar di pagi hari belum lama ini, di jam kerja acap memicu kemacetan akibat proyek penataan ini. (NI KADEK NOVI FEBRIANI/radarbali.id)
KRODIT: Kawasan Gajah Mada, Denpasar di pagi hari belum lama ini, di jam kerja acap memicu kemacetan akibat proyek penataan ini. (NI KADEK NOVI FEBRIANI/radarbali.id)

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Kawasan Jalan Thamrin hingga Jalan Gajah Mada, Denpasar, saat ini mengalami kepadatan akibat pengerjaan proyek penataan kawasan heritage. 

Dampaknya, arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada—khususnya yang berdekatan dengan Kantor Wali Kota Denpasar terpaksa ditutup.

Selain itu, pengerjaan drainase juga tengah dipasang di sepanjang Jalan Gajah Mada yang berdekatan langsung dengan area toko-toko warga.

Kondisi ini menjadi sorotan Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Denpasar. Anggota Dewan Kota Denpasar, Ketut Sudana, mengungkapkan proyek pembangunan pedestrian di Jalan Gajah Mada sangat berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas.

"Untuk itu, kami mohon Dinas Perhubungan agar menempatkan personelnya di lapangan untuk mengatur lalu lintas sehingga kemacetan dapat diantisipasi," ujar Sudana.

Lebih lanjut, Sudana juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap material proyek penataan dan trotoarisasi guna mempercantik wajah kota. Ia mengingatkan agar sisa material bongkaran tidak menimbun saluran drainase.

"Agar material bekas bongkaran tidak menimbun saluran drainase yang dapat menyumbat dan mengganggu aliran air, sehingga berpotensi menimbulkan banjir di kemudian hari saat musim penghujan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, I Gede Cipta Sadewa Atmaja, menanggapi keluhan terkait pembongkaran di sekitar tempat usaha yang berdampak pada penurunan penjualan karena kesulitan akses parkir. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi sebelumnya.

"Sudah ada [bukti sosialisasi] di video," kata Cipta.

Terkait kendala kemacetan akibat pengerjaan proyek, Dinas PUPR mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menerapkan rekayasa lalu lintas.

"Kami PUPR manut manten dan berkoordinasi dengan Kadishub untuk rekayasa lalin," jelasnya.

Cipta menambahkan, pengerjaan saat ini diprioritaskan di sisi Bundaran Catur Muka terlebih dahulu untuk pemasangan cobble stone. Selain itu, pengerjaan drainase juga telah dikebut di sisi timur.

"Kami kejar dulu sisi Bundaran Catur Muka untuk pemasangan cobble agar tidak lama menutup jalan bundaran. Drainase u-ditch sudah mulai digelar di sisi timur depan Bank Mandiri dan sekitarnya. Sisi barat Gajah Mada (Simpang Sutomo) juga terkoneksi pakai u-ditch tembus ke Sungai Tukad Badung," tandas Cipta.***

 

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
kawasan heritage kemacetan jalan gajah mada denpasar