SELAMA bulan September 2026 ini ada sejumlah rerainan sesuai penanggalan kalender Bali, sebagaimana dilansir dari kalenderbali.org. Berikut ini jadwal rerainan selama bulan September 2026.
- 5 September 2026. Tumpek Kandang. Hari ini merupakan weton wewalungan, mengadakan upacara selamatan terhadap binatang peliharaan/ternak dan pemujaan terhadap Sang Rare Angon sebagai dewanya ternak, supaya terhindar dari segala penyakit dan tetap dalam keadaan sehat, selamat serta menyenangkan.
- 9 September 2026. Buda Wage Menail.
- 10 September 2026. Kajeng Keliwon Uwudan.
- 11 September 2026. Hari Bhatara Sri.
- 11 September 2026. Tilem Ketiga.
- 25 September 2026. Kajeng Keliwon Enyitan.
- 26 September 2026. Purnama Kapat.
- 30 September 2026. Buda Keliwon Ugu.
Ala Ayuning Dewasa, Senin, 28 September 2026
- Amertayoga. Baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan. (Alahing dewasa 3).
- Dauh Ayu. Baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun. (Alahing dewasa 2).
- Kala Gumarang Munggah. Baik melakukan upacara Bhuta Yadnya. Tidak Baik untuk menanam sirih, tembakau. (Alahing dewasa 4).
- Kala Jangkut. Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. (Alahing dewasa 4).
- Kala Jengking. Baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring. Tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut. (Alahing dewasa 4).
- Kala Mereng. Tidak baik untuk bercocok tanam (Alahing dewasa 3).
- Kala Rebutan. Baik untuk membuat tempat berjualan, membuat alat-alat tempat barang dagangan, alat-alat penangkap ikan, membuat dan memasang kungkungan. (Alahing dewasa 3).
- Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3).
- Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
- Taliwangke. Baik untuk memasang tali penghambat di sawah atau di kebun, memperbaiki pagar, membuat tali pengikat padi/benda-benda mati. Tidak baik untuk mulai mengerjakan benang tenun, membuat tali ternak. (Alahing dewasa 3).
- Pararasan: Aras Tuding, Pancasuda: Sumur Sinaba, Ekajalaresi: Kinasihan Amerta, Pratiti: Bhawa.[*]
Sumber : Radar Bali