DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Mengantisipasi krisis air bersih akibat musim kemarau panjang, Kodam IX/Udayana bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi tanggap darurat ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak agar seluruh satuan TNI AD aktif membantu pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Sebagai wujud nyata kepedulian, Detasemen Markas Kodam (Denmadam) IX/Udayana menyalurkan sekitar 16.000 liter air bersih menggunakan armada mobil tangki ke Kelurahan Benoa, Banjar Menesa, Desa Adat Kampial, Selasa (29/9/2026). Penyaluran air bersih ini menjangkau sekitar 650 Kepala Keluarga (KK) atau kurang lebih 3.900 jiwa yang mengalami keterbatasan air akibat kekeringan.
Selain di Desa Kampial, jajaran Korem 163/Wira Satya di wilayah Bali juga menyalurkan 16.000 liter air bersih dengan empat armada tangki air untuk membantu warga Desa Bonyoh, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi kesulitan pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih.
Untuk memperluas jangkauan bantuan, gerakan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Kodam IX/Udayana melalui:
- Korem 161/Wira Sakti di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Korem 162/Wira Bhakti di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Korem 163/Wira Satya di wilayah Bali
Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud nyata respons TNI AD dalam meringankan beban masyarakat.
“Penyaluran air bersih ini merupakan tindak lanjut atas perintah Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak agar jajaran TNI AD hadir membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kodam IX/Udayana melalui seluruh jajarannya akan terus berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan dan kondisi di wilayah masing-masing,” ujar Kapendam.
Kapendam menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penyaluran bantuan dapat berlangsung efektif, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi warga yang terdampak kekeringan.
Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com