Sembilan Warga Bali Positif Influenza A, Dinkes Sebut ISPA Masih Mendominasi Faskes

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:57 WIB
WASPADA: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, ditemui belum lama ini. (NI KADEK NOVI FEBRIANI/radarbali.id)
WASPADA: Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, ditemui belum lama ini. (NI KADEK NOVI FEBRIANI/radarbali.id)

 

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Akhir-akhir ini banyak orang mudah terserang flu bahkan serentak. Virus Influenza A kini tengah merebak di Indonesia dan telah terdeteksi di Bali.

Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Bali mencatat sebanyak sembilan orang dinyatakan positif terinfeksi virus ini dari total 113 sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan nasional. 

Seluruh pasien yang sempat dinyatakan positif tersebut kini telah dinyatakan sembuh.
​Influenza A merupakan salah satu subtipe virus influenza yang dikenal sangat menular dan mampu bermutasi dengan cepat.

Berbeda dengan flu biasa, virus ini dapat menyebabkan gejala yang lebih berat seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, kelelahan ekstrim, batuk kering, serta sakit tenggorokan, dan penularannya terjadi melalui droplet atau percikan air liur saat penderita bersin maupun batuk.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, mengungkapkan, pihaknya telah bergerak melakukan upaya kewaspadaan dini terhadap penyebaran influenza.

Diskes Bali  telah mengirimkan sampel dari kasus-kasus yang memenuhi kriteria influenza serta kasus influenza berat ke laboratorium rujukan nasional.

"Dari 113 sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan nasional, terdapat sembilan hasil positif influensa tipe A ini, dan pasiennya sudah sembuh," imbuhnya.

Kendati demikian, ia menjelaskan bahwa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) secara umum masih mendominasi angka kunjungan di fasilitas kesehatan di Bali dibandingkan dengan kasus spesifik Influenza A.

"Kalau dilihat data ISPA memang masih menjadi kasus terbanyak di faskes terutama di puskesmas," jelasnya saat dihubungi kemarin (5/10)

Terkait penanganan medis, perawatan bagi pasien Influenza A disesuaikan dengan tingkat keparahan gejala yang dialami.

Apabila gejalanya tergolong ringan, pasien tidak memerlukan rawat inap dan cukup menjalani rawat jalan di rumah. 

Lebih lanjut Raka mengaku bahwa kebanyakan kasus influenza tipe A dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan membaiknya sistem imun tubuh.

"Kalau ringan, tidak perlu dirawat, bisa rawat jalan, karena kebanyakan kasus influenza tipe A bs sembuh sendiri," katanya.

Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, pihaknya telah mengambil tindakan preventif dengan menyebarkan surat edaran terkait kewaspadaan terhadap influenza ke kabupaten/kota, melalui promkes prov, kabupaten/kota dan puskesmas untuo edukasi tentang influenza dengan melakukan pencegahan dengan menjaga kondisi tubuh tetap sehat.

"Bila diperlukan tetap memakai masker," tegas Raka.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjaga daya tahan tubuh, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala flu berat yang tak kunjung membaik.

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
provinsi bali ispa virus influenza a dinas kesehatan provinsi bali