MANGUPURA, radarbali.jawapos.com – Jagat media sosial sepekan terakhir ramai dengan postingan kelangkaan BBM yang berakibat antrean panjang di sejumlah SPBU di Bali.
Pasalnya, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah Kuta Selatan mulai menjadi perhatian. Hasil monitoring Polsek Kuta Selatan, Rabu (7/10), menemukan stok sejumlah jenis BBM di beberapa SPBU mulai kosong.
Kondisi itu disebut berkaitan dengan keterlambatan pasokan dan pengurangan jatah distribusi.
Monitoring dilakukan sejak pukul 09.00 WITA dengan menyasar sejumlah SPBU di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan. Dari hasil pengecekan, kondisi stok berbeda-beda.
Sejumlah SPBU masih memiliki stok Pertalite, Pertamax, Pertamina Dex, hingga Bio Solar. Namun, beberapa jenis BBM di sejumlah SPBU lainnya dilaporkan telah kosong.
Bahkan, terdapat satu SPBU di wilayah Jimbaran yang tercatat nihil beroperasi. Kondisi tersebut langsung menjadi perhatian kepolisian untuk memastikan perkembangan stok dan distribusi tetap terpantau serta tidak memicu antrean panjang di tengah kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan keterangan pengelola SPBU, keterlambatan pasokan salah satunya dipengaruhi belum sandarnya kapal pengangkut BBM di Depo Pertamina Sanggaran.
Tak hanya itu, distribusi BBM menuju wilayah Kuta Selatan dari Depo Sanggaran dan Manggis disebut mengalami pengurangan jatah sekitar 30 hingga 40 persen untuk masing-masing SPBU.
Kondisi distribusi juga dapat dipengaruhi keterlambatan kendaraan tangki dalam mengangkut BBM.
Faktor kepadatan lalu lintas hingga perbaikan infrastruktur pada jalur distribusi disebut turut berpotensi memperlambat proses pengiriman ke SPBU.
Kapolsek Kuta Selatan Kompol Muhammad Said Husen, S.I.K., M.H., mengatakan monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mengetahui kondisi riil ketersediaan BBM di lapangan.
“Monitoring ini akan terus kami lakukan untuk mengantisipasi kelangkaan maupun antrean panjang. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat diharapkan membeli BBM sesuai kebutuhan sehingga ketersediaan yang ada dapat dimanfaatkan secara merata.
Polsek Kuta Selatan bersama pihak terkait juga akan terus memantau perkembangan stok dan distribusi BBM.
“Kami bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan stok dan distribusi BBM agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik dan situasi tetap aman serta kondusif,” tandasnya.***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com