Mengurai Keterbatasan Pasokan BBM Bali: Sinergi BI dan TPID Jaga Stabilitas Harga dan Perekonomian

M.Ridwan • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:28 WIB
JAGA STABILITAS: Meski terjadi keterbatasan suplai BBM hingga memicu antrean di sejumlah SPBU, Bank Indonesia Bali bekerja sinergi dengan TPID untuk mengendalikan inflasi dan jaga stabilitas ekonomi daerah. (M. RIDWAN/radarbali.id)
JAGA STABILITAS: Meski terjadi keterbatasan suplai BBM hingga memicu antrean di sejumlah SPBU, Bank Indonesia Bali bekerja sinergi dengan TPID untuk mengendalikan inflasi dan jaga stabilitas ekonomi daerah. (M. RIDWAN/radarbali.id)

 di

DENPASAR, radarbali.jawapos.com —Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Pertamina memperkuat koordinasi untuk mengatasi keterbatasan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat memicu antrean di wilayah Bali. Langkah percepatan pemulihan distribusi kini tengah berjalan untuk memastikan aktivitas ekonomi dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga.

Pemantauan mendalam yang dilakukan Bank Indonesia menunjukkan bahwa dampak dari keterbatasan BBM bersifat sementara dan tidak sampai mengganggu roda perekonomian Bali secara signifikan.

 Keterbatasan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang memicu antrean di sejumlah SPBU Bali beberapa hari terakhir dipastikan tidak sampai melumpuhkan nadi perekonomian daerah. Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali mencatat, gangguan logistik ini bersifat sementara dan dampaknya terhadap inflasi maupun pertumbuhan ekonomi relatif sangat kecil.

Berdasarkan simulasi internal BI Bali, jika keterbatasan BBM berlangsung selama 3 hingga 5 hari, potensi koreksi terhadap pertumbuhan ekonomi Bali hanya sekitar 0,014%, dengan tekanan inflasi di angka 0,010%. Jika dinamika ini berlanjut hingga 7 hari, dampaknya bergeser tipis ke angka 0,019% untuk ekonomi dan 0,018% untuk inflasi.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Achris Sarwani, menegaskan bahwa percepatan pemulihan pasokan yang dilakukan Pertamina bersama Pemerintah Daerah menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak terhadap perekonomian Bali.

"Kecepatan dan keberhasilan langkah pemulihan pasokan yang dilakukan Pertamina secara bertahap akan mengurangi antrean dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, keberlangsungan aktivitas ekonomi dan stabilitas harga di Bali dapat terus kita jaga," ujar Achris Sarwani.

Layanan Wisata Sempat Tersendat, Pasokan Pangan Tetap Aman

Pemantauan BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menunjukkan bahwa keterbatasan BBM terutama berdampak pada kelancaran mobilitas warga dan sektor pelayanan pariwisata.

Beberapa titik operasional yang sempat terdampak antara lain:

Meski demikian, Achris Sarwani menjelaskan bahwa pasokan barang kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional hingga saat ini relatif terkendali dan harga komoditas pangan secara umum masih stabil. Menurutnya, persediaan bahan pangan yang mencukupi menjadi peredam utama agar tidak timbul tekanan harga yang meluas akibat kenaikan biaya logistik jangka pendek.

Sinergi TPID dan Langkah Strategis Jangka Panjang

Guna memastikan kestabilan pasokan BBM dan menjaga ketenangan masyarakat, BI Bali menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif dan transparan dari seluruh pihak terkait.

"Penyampaian informasi secara berkala sangat penting untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat, menjaga ketenangan, serta menghindari aksi pembelian secara berlebihan (panic buying)," tegaskan Achris.

Selain penanganan jangka pendek, Achris Sarwani juga mendorong penguatan langkah jangka menengah dan panjang, salah satunya melalui percepatan penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle) di Bali sebagai upaya peningkatan efisiensi energi dan pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Proses normalisasi distribusi BBM di Bali saat ini sedang berlangsung. Dengan masuknya pasokan BBM tambahan dan pengawasan ketat dari BI serta TPID, stabilitas perekonomian dan harga komoditas di Bali dipastikan tetap aman dan terkendali.***

 

Editor : M.Ridwan
Sumber : radarbali.jawapos.com
keterbatasan pasokan BBM kelangkaan bahan bakar minyak di Bali stabilitas perekonomian daerah