SELAMA bulan Oktober 2026 ini ada sejumlah rerainan sesuai penanggalan kalender Bali, sebagaimana dilansir dari kalenderbali.org. Berikut ini jadwal rerainan selama bulan Oktober 2026.
- 10 Oktober 2026. Kajeng Keliwon Uwudan.
- 10 Oktober 2026. Tumpek Wayang. Pada hari ini diadakan upacara yang berkenaan dengan kesenian khususnya wayang, persembahan kehadapan Bhatara Iswara memohon agar kesenian itu lestari, menyenangkan, dan bertuah.
- 11 Oktober 2026. Tilem Kapat.
- 14 Oktober 2026. Buda Wage Kulawu. Hari ini pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedhana yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan.
- 16 Oktober 2026. Hari Bhatara Sri.
- 20 Oktober 2026. Anggar Kasih Dukut.
- 25 Oktober 2026. Kajeng Keliwon Pamelastali/Watugunung Runtuh.
- 25 Oktober 2026. Purnama Kelima.
- 27 Oktober 2026. Paid-Paidan.
- 28 Oktober 2026. Hari Urip.
- 29 Oktober 2026. Hari Patetegan.
- 30 Oktober 2026. Hari Pangredanaan. Persipan menyambut Hari Saraswati
- 31 Oktober 2026. Hari Raya Saraswati. Hari ini merupakan pawedalan Sang Hyang Aji Sawaswati, yaitu perayaan turunnya ilmu pengetahuan. Dilakukan upacara selamatan terhadap semua pustaka/rontal/kitab, sebagai penghormatan dan puji syukur kehadapan beliau yang telah menurunkan ilmu pengetahuan.
Ala Ayuning Dewasa, Kamis, 22 Oktober 2026
- Asuajeg Turun. Baik untuk membuat penakut, menanam padi, kacang-kacangan, sirih. berburu, membuat alat bunyi-bunyian, kentongan, gamelan, genta, dll. (Alahing dewasa 3).
- Kala Jangkut. Baik untuk membuat pencar, jaring, senjata. (Alahing dewasa 4).
- Kala Jengking. Baik untuk mulai belajar menari, menabuh, membuat bubu, seser, jaring. Tidak baik untuk Manusa Yadnya, nikah, upacara potong rambut. (Alahing dewasa 4).
- Kala Luang. Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. (Alahing dewasa 3).
- Kala Pati Jengkang. Baik untuk mengadakan sabungan. (Alahing dewasa 4).
- Kala Raja. Baik untuk segala pekerjaan, mengkat atau melantik petugas atau calon pejabat. (Alahing dewasa 3).
- Kala Sor. Tidak baik untuk bekerja hubungannya dengan dengan tanah seperti membajak, bercocok tanam, membuat terowongan. (Alahing dewasa 3).
- Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
- Pararasan: Laku Bumi, Pancasuda: Lebu Katiup Angin, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Saskara.[*]
Sumber : Radar Bali