BANGLI-Isu penculikan anak di Kecamatan Susut, Bangli merebak. Hal itu sempat membuat warga menjadi resah. Terkait adanya isu itu, pihak kepolisian Polres Bangli angkat bicara.
Kasat Reskrim Polres Bangli AKP Ngakan Gede Eka Yuana, Senin (6/11) mengatakan bahwa memang benar, ada seorang warga yang telah membuat pengaduan. Warga tersebut bernama Bu Agung asal banjar Tanggaan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Dari pengaduannya, warga tersebut mengaku jika dua orang cucunya tak pulang ke rumah pada Jumat (3/11). Hal itu bermula saat kakak beradik yang masih di bawah umur berinisial NDP, 13, MKSY, itu tidak berada di rumah nenek mereka sekitar pukul 08.45 WITA.
Mereka awalnya pamitan untuk berbelanja di UD Utama Jaya. Jaraknya sekitar 300 meter dari rumah mereka. Namun hingga pukul 11.00 Wita kedua anak tersebut tak kunjung pulang ke rumah. Lalu kakek mereka bernama I Ketut Lambud menyusul mencari cucunya ke UD. Utama Jaya.
"Sesampainya di lokasi, Ketut Lambud tak menemukan kedua cucunya sehingga dirinya berupaya mencari cucunya ke tempat lain. Namun tetap tidak ditemukan. Selanjutnya Ibu Agung mengadukan hal tersebut ke Polres Bangli," katanya.
Berbekal pengaduan tersebut jajarannya langsung melakukan olah TKP. Hasilnya ditemukan adanya rekaman CCTV yang memperlihatkan kedua anak tersebut di bawa menggunakan mobil minibus jenis APV berwarna silver. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam di ketahui bahwa kedua anak tersbut di bawa oleh seorang wanita yang diduga Ibu dari kedua anak tersebut.
Tak sampai disitu, tim juga melakukan pengecekan CCTV di Bandara Ngurah Rai dan manivest penumpang yang menunjukan bahwa kedua anak tersebut terbang menggunakan pesawat bersama seorang wanita yang diduga ibu kandungnya berinisial Ni Wayan MPS. Mereka terbang dari Denpasar menuju Cengkareng dan lanjut ke Jambi.
"Berbekal data tersebut kemudian tim mencocokan rekaman CCTV dan data manivest tersebut dengan keluarga pengadu dan dibenarkan bahwa kedua anak tersebut dibawa oleh ibu kandungnya sendiri," tambahnya.
AKP Ngakan Gede Eka Yuana pun menegaskan bahwa kasus ini bukan kasus penculikan. Hal itu dikarenakan telah ada komunikasi antara kedua anak tersebut dengan ibu kadungnya melalui handphone. Dimana mereka meminta untuk dijemput oleh ibu kandungnya. ****
Editor : Donny Tabelak