Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Barongsai Lion Mountain dan Miniatur Masjid Warnai Gema Takbir Merajut Kebhinekaan di Kintamani

Djoko Heru Setiyawan • Senin, 9 Juni 2025 | 06:39 WIB
PENUH WARNA: Aksi barongsai Lion Mountain Kintamani saat perayaan Idul Adha 1446 H di Kintamani Bangli.
PENUH WARNA: Aksi barongsai Lion Mountain Kintamani saat perayaan Idul Adha 1446 H di Kintamani Bangli.

KINTAMANI, radarbali.jawapos.com - Gema Takbir Merajut Kebhinekaan dan Mempererat Ukhuwah Islamiyah, itulah tema yang diusung panitia. Dipusatkan di Pasar Singamandawa, Lantai 3, Kintamani, Bangli, Kamis (5/6).

Gema Takbir Kintamani ini, diselenggarakan Pemuda Pemudi Banjar Sudihati Kintamani, bekerja sama dengan Madrasah Diniyah Nurul Huda, Panitia Hari Besar Islam (PHBI), takmir masjid, dan majelis taklim se-Kintamani.

Diawali hadrah anak Madrasah Diniyah Kintamani, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Sekar Jagat dari ST Kesuma Giri, Banjar Surakarma.

Disambung kolaborasi Akbar Gema Takbir oleh Hadrah Pemuda Pemudi Sudihati, Baleganjur Sekaa Teruna (ST) Watu Gangga, Banjar Jaya Maruti, Barongsai Lion Mountain Kintamani. Hingga seremonial pemukulan bedug.

Kemudian tari kreasi anak Madrasah Diniyah Kintamani, barongsai Lion Mountain Kintamani, pawai keliling dari Pasar Singamandawa, Kintamani, ke Masjid Muhajirin.

Saat pawai inilah, lantunan gema takbir, menyatu dengan arak-arakan miniatur masjid, baleganjur, hingga barongsai.

Akulturasi budaya molek ini, disaksikan para undangan, mulai Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bangli, Camat Kintamani, Kepala Desa Kintamani, Kapolsek Kintamani, Danramil Kintamani, Kepala Kantor Urusan Agama Kintamani.

Selain mereka, hadir pula Ketua Majelis Desa Adat Kintamani, Kelian Banjar Adat dan Kelian Banjar Dinas Desa Kintamani, hingga Kepala Pasar Kintamani, juga hadir.

Tak ketinggalan, seluruh ketua sekaa teruna teruni (STT) Desa Kintamani.

Tia Sastrina dari Kementerian Agama (Kemenag) Bangli menyatakan, acara yang diinisiasi pemuda pemudi Banjar Sudihati, Desa Kintamani, ini, menghadirkan nuansa yang berbeda. Di mana, baleganjur dan barongsai dapat berkolaborasi dengan gema takbir secara apik dan indah.

’’Hal ini membuktikan bahwa nilai-nilai yang dimiliki Kabupaten Bangli sejak zaman dahulu, masih bisa dipertahankan dijalankan secara harmonis hingga kini,’’ pujinya bangga.

Sang ketua pelaksana, Bachrul Umam Ramadhani, menyatakan, tujuan acara ini, untuk mengagungkan asma Allah SWT dengan mengucap takbir, tahmid, dan tahlil. ’’Mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kreativitas kawula muda Kintamani,’’ ujarnya.

Ketua Pemuda Pemudi Sudihati, Kintamani, M. Rifki Afif, mengucapkan sangat senang melihat seluruh masyarakat antusias mengikuti rangkaian acara serta disambut dengan sangat baik oleh para pejabat Kintamani dan Kabupaten Bangli. ’’Semoga dengan acara ini, Banjar Sudihati, Desa Kintamani, dapat menjadi contoh sebagai pusat kerukunan umat beragama di Indonesia,’’ tegasnya.

Anggota Komisi I Fraksi Golkar DPRD Bangli I Wayan Sutama mengapresiasi kegiatan takbir keliling yang diinisiasi Pemuda Pemudi Kampung Sudihati yang sukses dan lancar ini.

Sutama berharap, kegiatan ini bisa berlangsung terus dan dengan adanya kegiatan ini, bisa menambah rasa toleransi beragama di Desa Kintamani. ’’Selain itu, juga saya tidak lupa mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kesempatan yang sudah diberikan kepada saya untuk ikut serta meramaikan kegiatan Takbir Keliling ini,’’ ungkapnya.

Sedang Putu Sariwangi, penari Sekar Jagat, ngaku senang. ’’Saya sangat senang dapat berpartisipasi kedua kalinya dengan konsep yang lebih meriah. Semoga semakin jaga dan semakin rukun generasi muda antarumat beragama di Kintamani,’’ harapnya.

Sedang Mangku Lae, pembina Barongsai Lion Mountain Kintamani, menyatakan, bersyukur menjadi generasi penerus di Desa Kintamani yang sangat mengutamakan kerukunan. Di mana, walaupun berbeda kepercayaan, tapi bangga dan antusias untuk berkolaborasi.

’’Kami sudah kedua kalinya ikut serta dalam acara Gema Takbir dan antusias anak-anak senang sekali dapat berbaur dengan teman-teman antarumat beragama,’’ ucapnya.

Juga senang dpt menampilkan tarian penyambutan tamu untuk para pejabat. ’’Kolaborasi umat beragama seperti ini sangat jarang dilakukan. Bahkan, menjadi pertama kalinya dilakukan di Kintamani. Semoga menjadi inspirasi untuk daerah lainnya di Bali,’’ harapnya bangga.

SAMBUT IDUL ADHA: Tari Panjembrana mengawali kemeriahan gema takbir sebagai wujud kebhinekaan di Kintamani Bangli
SAMBUT IDUL ADHA: Tari Panjembrana mengawali kemeriahan gema takbir sebagai wujud kebhinekaan di Kintamani Bangli

Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar menyatakan, keragaman yang seperti ini harus dipertahankan. Kepada semua masyarakat diimbau, untuk berhati-hati dengan perkembangan media sosial karena banyak perkembangan media sosial yang mengakibatkan perpecahan suku, agama, budaya, dan kepercayaan.

’’Agar tetap bersama-sama menjaga kerukunan antarumat beragama dan anak muda saat ini dapat menjadi penerus leluhur di Kintamani yang selalu menjaga kerukunan antarumat,’’ ungkapnya.***

Editor : M.Ridwan
#gema takbir #Kintamani Bangli #kebhinekaan #ukhuwah Islamiyah