RADAR BALI - Kabupaten Bangli kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai kabupaten Sangat Inovatif. Penghargaan ini menegaskan konsistensi Bangli dalam menciptakan ekosistem pemerintahan berbasis inovasi.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh perwakilan Kemendagri dalam sebuah acara formal yang digelar di Hotel Kempinski, Jakarta.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bangli I Ketut Riang hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Bangli untuk menerima trofi dan piagam penghargaan.
Keberadaan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bangli dinilai sebagai pelopor utama yang berhasil mengantarkan Bangli meraih status kabupaten sangat inovatif dua kali berturut-turut.
Dalam setahun, BRIDA berhasil memasukkan total 106 laporan inovasi daerah di laman Innovative Government Award.
Inovasi tersebut berasal dari berbagai sektor dan tingkatan, mulai dari perangkat daerah, unit kerja, BUMD, desa, puskesmas, hingga sekolah tingkat SD dan SMP di Bangli.
Budaya inovasi di Bangli dibangun secara terstruktur melalui tiga pilar utama:
Gerakan Bangkit Inovasi Daerah Bangli Bisa (Gerbang Indah Bisa): Gerakan kolektif sebagai payung kebijakan untuk mendorong seluruh elemen daerah aktif berinovasi.
Bangli Innovations Award (BIA): Ajang penghargaan tahunan untuk memberikan apresiasi dan menstimulasi lahirnya inovator baru.
BRIDA Bincang Inovasi: Forum reguler untuk diseminasi ide dan sharing pengetahuan inovasi.
Inovasi Unggulan yang Mendapat Pengakuan Nasional
Dari 106 inovasi yang dilaporkan, beberapa program dan inovasi spesifik telah mendapatkan apresiasi tinggi:
1. Sektor Kesehatan: SIAGA RUMBAK
Inovasi yang menonjol dari Puskesmas Bangli Utara ini bernama SIAGA RUMBAK (Sistem Pelayanan Terintegrasi Gawat Darurat Rujukan Masyarakat Bangli).
Inovasi ini merupakan sistem digital terpadu yang bertujuan untuk mempercepat dan mengefektifkan proses rujukan pasien gawat darurat antara Puskesmas dan Rumah Sakit rujukan, sehingga menjamin keselamatan pasien.
2. Sektor Lingkungan: Eco Enzym Danau Batur
Inovasi lingkungan berfokus pada pemanfaatan Eco Enzym (cairan fermentasi sampah organik) untuk upaya pelestarian dan peningkatan baku mutu kualitas air Danau Batur.
Inovasi ini secara spesifik meraih penghargaan BRIDA Optimal 2025 dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional).***
Editor : Ibnu Yunianto