Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

HUT Ke-822 Kota Bangli, Mengusung Semangat Bhakti Ratna Radhaka, Pembangunan Dilandasi Nilai Luhur

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 11 Mei 2026 | 18:51 WIB
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-822 Kota Bangli di Alun-Alun Kota Bangli, Minggu (10/5).
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-822 Kota Bangli di Alun-Alun Kota Bangli, Minggu (10/5).

 

BANGLI, radarbali.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar Apel peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-822 Kota Bangli di Alun-Alun Kota Bangli, Minggu (10/5). 

Dipimpin langsung Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, serta dihadiri jajaran pimpinan daerah, tokoh masyarakat serta para ASN dan Non ASN dilingkungan Pemkab Bangli, perayaan bersejarah ini berlangsung khidmat dan meriah.

Dalam peringatan tahun ini, Pemkab Bangli mengangkat tema “Bhakti, Ratna, Radhaka”. Tiga kata kunci tersebut memiliki arti mendalam, yakni Bhakti yang berarti pengabdian tulus kepada masyarakat dan daerah;

Ratna melambangkan nilai-nilai mulia yang dijaga layaknya permata kehidupan; dan Radhaka yang bermakna ketulusan hati serta semangat mengabdi yang penuh cinta terhadap tanah kelahiran. 

Dan dalam sambutan Gubernur Bali yang dibacakan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, ditegaskan tema ini bukan sekadar seremonial, melainkan panggilan jiwa bagi seluruh elemen masyarakat.

”Tema ini mengajarkan kita bahwa pembangunan sejati harus dilandasi oleh dedikasi, kejujuran, dan semangat demi kesejahteraan bersama. 

Mari kita asah setiap tugas yang diamanahkan hingga berkilau layaknya permata,” ujar Bupati Sedana Arta mengutip pesan Gubernur Bali.

Di sela-sela rangkaian upacara, Bupati Bangli secara simbolis menyerahkan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Kabupaten Bangli.

Sebanyak 11 penerima mendapatkan bantuan tersebut, dengan rincian 4 penerima untuk perbaikan Pura, tempat suci, atau tempat ibadah, serta 7 penerima untuk perbaikan rumah warga. 

Penyerahan ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan dukungan.

Momen puncak kemeriahan peringatan ditandai dengan penampilan kolosal bertajuk “Tatengger Agung” yang dibawakan ratusan siswa SD dan SMP se Kecamatan Bangli.

Pertunjukan budaya ini merupakan gagasan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Bangli, yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli.

Tarian ini diangkat dari kisah Purana Pura Kehen, menceritakan sabda suci Ida Bhatara Guru Sri Aji Kunti Ketana di masa berdirinya Kota Bangli.

Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, pertunjukan ini menjadi penegasan komitmen “Bangli Era Baru” yang tetap kokoh berpijak pada akar budaya dan kesucian alam warisan leluhur.

Dalam keterangan pers usai apel, Bupati Sang Nyoman Sedana Arta menyampaikan kebanggaannya atas pelaksanaan HUT ke-822 yang berjalan dengan cara berbeda namun penuh makna.

Tahun ini, seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun sumbangan sukarela dari para pejabat daerah. 

”Biasanya kami melibatkan pejabat untuk menyumbang secara sukarela, tapi hari ini tidak. Semua didekatkan kepada keterlibatan mandiri komponen masyarakat dan swasta. 

Ini sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Gubernur agar tidak menggelar seremonial besar-besaran menggunakan uang negara,” jelasnya. 

Editor : Rosihan Anwar
#hut kota bangli #Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta