Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Usai Kejadian Satu Keluarga Digigit Anjing Rabies, Petugas PKP Bangli Eliminasi Lima Anjing Liar

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 2 Juni 2026 | 07:30 WIB
Ilustrasi vaksinasi anjing rabies.(gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi vaksinasi anjing rabies.(gambar digital gemini/radar bali)

BANGLI, Radar Bali.id - Gara-gara seekor anjing peliharaan positif rabies mengamuk dan menggigit tujuh orang dalam satu keluarga di Lingkungan Kawan, Kelurahan Kawan, Kecamatan Bangli, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP) Bangli langsung bergerak cepat menggelar vaksinasi rabies massal serta eliminasi selektif di wilayah tersebut pada Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Geger! Anjing Mendadak Terjangkit Rabies Mengamuk di Bangli, Tujuh  Orang Dalam Satu Keluarga Digigit

Langkah eliminasi menyasar anjing-anjing liar di sekitar lokasi yang diduga kuat sempat melakukan kontak langsung dengan anjing penular rabies tersebut.

 ”Kami melakukan vaksinasi rabies terhadap 21 ekor anjing dan eliminasi 5 ekor anjing liar,” ungkap Kepala Lingkungan Banjar Kawan, Nengah Sucena, Senin 1/6/2026.

Ironisnya, anjing jantan ras Kintamani berusia , 10 bulan, yang menjadi sumber petaka itu sebenarnya sudah sempat mendapatkan suntikan vaksin rabies pada 16/12/2025 lalu.

Namun, anjing tersebut diduga kuat dilepasliarkan oleh pemiliknya, sehingga sempat kontak dengan anjing rabies lain sebelum antibodi dalam tubuhnya terbentuk sempurna.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau keras agar tidak melepasliarkan hewan peliharaan mereka meski sudah divaksin. ”Dimungkinkan vaksin belum efektif bekerja memenuhi antibodi, tapi sudah terkontaminasi dengan anjing yang diduga positif,” bebernya.

Peristiwa mengerikan itu bermula pada Selasa 26/5/2026. Anjing ras Kintamani tersebut mendadak menunjukkan gejala stres berat dan menyerang tuannya beserta enam anggota keluarga lainnya secara membabi buta.

Melihat gelagat yang mencurigakan, petugas dari Dinas PKP Bangli langsung turun mengamankan sampel otak anjing untuk diuji di laboratorium. Hasilnya positif rabies. Beruntung, ketujuh korban gigitan langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR). [*]

Editor : Hari Puspita
#vaksinasi massal #eliminasi #bangli #rabies #anjing liar