BANGLI, radarbali.jawapos.com - Menjelang digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) XI, eskalasi di tubuh DPD KNPI Kabupaten Bangli kian memanas
Forum tertinggi kepemudaan Bumi Sejuk - Bangli, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 Juli 2026 bertempat di Ruang Rapat Krisna, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli, ini dipastikan bakal berlangsung alot seiring menguatnya persaingan dua kandidat calon ketua.
Dua figur yang dipastikan berhadapan secara terbuka yakni Ketua PC KMHDI Bangli, I Dewa Agung Gede Agung Prawirananda Yasana Dananjaya, dan Ketua Repdem Bangli, I Gede Aditama.
Kehadiran dua nama ini resmi mengakhiri masa kepemimpinan periode sebelumnya sekaligus menutup ruang kompromi tunggal, yang memaksa peta dukungan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) terbelah secara tajam.
Dewa Agung bergerak masif menghimpun kekuatan dari basis kelompok mahasiswa dan elemen kepemudaan kritis.
Langkah ini diimbangi oleh I Gede Aditama yang juga mengandalkan soliditas basis taktis serta jejaring organisasi berpengaruh untuk mengamankan dukungan dari elemen-elemen strategis.
Kedua kandidat terus berpacu menggalang komitmen dan mengunci rekomendasi dari para pemilik suara sah.
Perebutan simpati difokuskan penuh pada 14 peserta pemegang hak suara terdiri dari unsur OKP yang dilaporkan berlangsung amat ketat hingga detik-detik terakhir menjelang pembukaan persidangan.
Salah satu sumber internal menyebut seluruh tahapan verifikasi keabsahan peserta dan mekanisme pencalonan akan dijalankan secara ketat dan transparan sesuai AD/ART organisasi guna memastikan forum berjalan objektif.
"Persiapan tempat di Ruang Rapat Krisna Setda Bangli dan seluruh alur teknis acara sudah siap 100 persen.
Kami selaku panitia pelaksana berkomitmen menjaga arena Musda ini tetap kondusif, fair, dan transparan, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar sesuai aturan," tegas seorang sumber
Penggunaan Ruang Rapat Krisna di Kompleks Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli sebagai arena pertarungan pun menjadi penanda bahwa suksesi kepemimpinan pemuda ini mendapat perhatian serius dari jajaran pemerintah daerah.
Musda XI pada Minggu besok tak sekadar memilih ketua baru, tetapi menjadi pembuktian poros mana yang benar-benar memegang kendali atas arah gerakan pemuda di Bangli.
Editor : Rosihan Anwar