Dominasi Kasus Out of Control, Angka Kecelakaan di Bangli Melonjak 115 Kejadian

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:19 WIB
CEGAH KECELAKAAN BERTAMBAH : Polisi memasang baliho peringatan untuk hati-hati berkendara di Bangli. (foto: Satlantas Polres Bangli)
CEGAH KECELAKAAN BERTAMBAH : Polisi memasang baliho peringatan untuk hati-hati berkendara di Bangli. (foto: Satlantas Polres Bangli)

KINTAMANI, Radar Bali.id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah hukum Polres Bangli sepanjang Semester I tahun 2026 mengalami lonjakan cukup tajam dibanding periode yang sama pada tahun 2025.

Dari total kejadian yang terdata, insiden kecelakaan tunggal akibat pengemudi hilang kendali atau Out of Control (OC) mendominasi jalanan di Bangli.

Baca Juga: Lakalantas Beruntun di Jalur Tengkorak Denpasar–Gilimanuk, Lansia Tewas Tertabrak

Kasat Lantas Polres Bangli, AKP I Nyoman Widantara membeberkan, sepanjang Januari hingga Juni (Semester I) 2026, tercatat sebanyak 115 kasus laka lantas. Angka ini naik signifikan jika dibandingkan dengan Semester I tahun 2025 yang tercatat sebanyak 80 kejadian.

Menariknya, mayoritas peristiwa tersebut merupakan lakalantas tunggal. ”Dari 115 kejadian laka pada Semester I 2026, ada sebanyak 87 kejadian laka tunggal. Begitu juga pada tahun 2025, ada sebanyak 52 kejadian,” kata AKP Widantara, Rabu (26/8/2026).

Baca Juga: Cegah Lakalantas Maut Jalur Denpasar-Gilimanuk, Petugas Gabungan Jaring Truk “Odol” Bodong

Mengenai pemicu utama tingginya angka kecelakaan tunggal tersebut, AKP Widantara mengaku belum bisa memastikan secara rinci. Namun, dugaan kuat mengarah pada ketidakpahaman pengendara terhadap medan jalan di wilayah Bangli yang berlekuk dan berbukit. Dugaan ini diperkuat dari data identitas para korban yang mayoritas berasal dari luar Kabupaten Bangli.

”Kami tidak bisa memastikan penyebabnya lantaran peristiwa laka lantas kerap dilaporkan ke polisi sehari atau beberapa hari setelah kecelakaan terjadi. Biasanya berkaitan dengan pengurusan jaminan kesehatan atau asuransi,” terangnya.

Menanggapi tren kenaikan ini, Satlantas Polres Bangli terus menggenjot berbagai langkah preventif guna menekan angka fatalitas di jalan raya. Upaya sosialisasi terus masif dilakukan ke sekolah-sekolah di wilayah Bangli.

Selain itu, kepolisian meningkatkan sinergi lintas instansi. Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli untuk optimalisasi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di titik-titik rawan.

Satlantas juga menggandeng Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Bangli terkait perbaikan infrastruktur serta kelayakan kondisi jalan.

”Kami memasang rambu di pinggir jalan rawan terjadinya kecelakaan. Sehingga pengendara dapat lebih waspada ketika hendak melalui jalan tersebut,” tegasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
angka kecelakaan tahunan lakalantas polres bangli