Enam Jabatan OPD Bangli Masih Lowong, Ini Targetnya

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Sabtu, 7 November 2026 | 09:28 WIB
Ilustrasi lowongan jabatan. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi lowongan jabatan. (gambar digital gemini/radar bali)

KINTAMANI, Radar Bali.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bangli mencatat ada sebanyak enam jabatan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangli yang kosong. Sementara waktu, kursi kepemimpinan tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Baca Juga: LOWONGAN! Bupati Klungkung Memutasi 10 Pejabat, Lelang Jabatan Dibuka untuk Luar Daerah, Bidik Kadispar Terbaik dari Badung atau Denpasar

Keenam jabatan yang lowong tersebut yakni Kepala BPBD dan Damkar, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Asisten II Setda Bangli. Kekosongan jabatan ini ditargetkan sudah seluruhnya terisi pada akhir tahun 2026.

TARGET KELAR AKHIR TAHUN : Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bangli, I Made Mahindra Putra. (foto: Dewa Ayu Pitri Arisanti)
TARGET KELAR AKHIR TAHUN : Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bangli, I Made Mahindra Putra. (foto: Dewa Ayu Pitri Arisanti)

Kepala BKPSDM Kabupaten Bangli, I Made Mahindra Putra, 48, menargetkan proses pengisian enam jabatan tersebut dapat rampung pada Desember 2026 mendatang.

Baca Juga: Lowongan Dirut Perumda Tabanan Masih Sepi Peminat, Baru Dua Orang Daftar Dewasdewa ayu

Hal ini dilakukan agar saat mengawali tahun 2027, seluruh jabatan pimpinan OPD sudah terisi definitif sehingga dapat merealisasikan target-target pembangunan daerah.”Segera akan kami proses,” terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/11/2026).

Dalam proses pengisian jabatan tersebut, Mahindra menjelaskan terdapat sejumlah metode yang dapat digunakan. Selain melalui metode seleksi terbuka atau lelang jabatan, pengisian juga bisa menerapkan sistem manajemen talenta.

Untuk penerapan manajemen talenta, Pemkab Bangli masih menunggu ekspose dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dijadwalkan pada Rabu (11/11/2026). Ekspose tersebut bertujuan untuk memperoleh rekomendasi resmi dari BKN.

”Sebenarnya yang mana saja boleh,” jelasnya pukul 14.00 Wita.

Ia menambahkan, penerapan manajemen talenta merupakan bagian dari program nasional yang secara bertahap diharapkan dapat diimplementasikan di seluruh instansi di Indonesia. Jika sistem manajemen talenta yang dipilih, Pemkab Bangli tidak perlu lagi membentuk panitia seleksi (pansel).

”Persyaratan dasar bagi pejabat yang ingin ikut serta tidak jauh beda seperti seleksi terbuka. Kalau memang menggunakan lelang terbuka, tetap juga berproses, misalnya pengajuan surat ke BKN,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
OPD Bangli lowongan jabatan seleksi jabatan pelaksana tugas PMD