SINGARAJA– Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng memutuskan menutup SDN Kampung Kajanan. Penutupan sekolah dilakukan lantaran pemerintah tidak mencapai titik temu dengan yayasan pemilik lahan.
Pada tahun ajaran 2023/2024, sekolah itu tidak lagi menerima siswa baru. Selanjutnya seluruh siswa akan dipindahkan ke SDN 2 Banjar Bali, yang berjarak sekitar 300 meter arah selatan sekolah. Anak usia sekolah di Kampung Kajanan, nantinya akan diterima di SDN 2 Banjar Bali.
Sementara bagi mereka yang tinggal di sisi barat kelurahan atau di sekitar Jalan Pattimura, dapat mendaftarkan anak-anaknya ke SDN 1 Kampung Bugis.
Sekretaris Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gede Surya Bharata mengatakan, seluruh siswa SDN Kampung Kajanan akan dipindahkan sepenuhnya ke SDN 2 Banjar Bali. Ia menyatakan fasilitas ruang kelas dan meja belajar sudah siap. Dia juga menjamin proses belajar bisa berjalan dengan baik.
“Tadinya di SDN 2 Banjar Bali itu hanya ada 58 orang siswa. Nanti setelah bergabung dengan SDN Kampung Kajanan, jumlahnya naik jadi 136 orang siswa. Fasilitasnya sudah mencukupi,” katanya.
Menurutnya SDN 2 Banjar Bali baru mendapat rehab kelas tahun lalu. Selain itu sekolah juga mendapat tambahan perangkat meubeler. Sehingga sudah siap menampung seluruh siswa. Ia memperkirakan proses regrouping akan tuntas pada pekan ini.
Sementara khusus tenaga pendidik, Surya menyatakan akan digeser ke sejumlah sekolah lain. “Kalau di SDN 2 Banjar Bali masih kurang, kami mutasi ke sana. Tapi kalau sudah penuh, kami bawa ke sekolah lain. Tapi masih di sekitar kota,” ujarnya.
Editor : Donny Tabelak