MANGUPURA,radarbali.id- Geger! Warga menemukan benda sakral dibungkus dua karung putih di Loloan Pura Petitenget menuju laut, wilayah Canggu, Kuta Utara, Badung, Kamis 22 Juni 2023 sekitar pukul 09.00. Pretima itu terdiri dari keris, topeng, patung dan lain sebagainya. Polisi masih menyelidiki asal-usul benda sakral itu.
Kepala Seksi Hubungam Masyarakat (Kasi Humas) Polres Badung Iptu I Ketut Suda, karung berisi sejumlah benda sakral ditemukan oleh seorang karyawan hotel, Ketut Sumantara, karyawan bagian Gardener Restaurant Laluciola. Yang bersangkutan sedang melakukan tugas bersih-bersih sampah di seputaran Restaurant Laluciola.
Lalu tak sengaja, dia melihat sesuatu yang nyangkut. Selanjutnya ia berinisiatif mengambil bambu untuk menjangkau dua karung itu. Karena berat, dia langsung turun ke loloan, lalu berusaha menarik bungkusan tersebut ke pinggir Loloan. Lalu diangkat ke daratan.
Baca Juga: Duh! Siswa Sekolah Tedampak Jalan Tol Terpaksa Ngalah, Mengajukan Pindah
"Ya kata saksi karena berat, karung pembungkus mengalami robek," timpal Jubir Polres Badung, Jumat (23/9). Nampak isi didalam karung adalah barang barang sakral. Setelah dipastikan isi dalam karung, dia menemukan 21 jenis benda sakral. Ia melaporkan temuan ini kepada Security.
Petugas keamanan di Restaurant Laluciola bernama Yerry Basse memyarankan untuk bergegas melaporkan ke Pospol Petitenget. Kapospol Petitenget Ipda I Made Sutarja bersama dua orang tersebut, juga Mangku Sutanaya mendatangi lokasi. "Ditemukan sepuluh buah keris besar dan satu buah keris kecil beserta warung," katanya.
Ada juga tujuh buah patung terbuat dari Kayu. Dua ukuran besar dan empat ukuran kecil. Ada tiga buah patung terbuat dari perunggu. Dan dua buah patung terbuat dari batu, satu 1 lagi dari kayu dalam keadaan rusak. "Barang barang tersebut di bungkus dengan dua buah karung warna putih," katanya.
Baca Juga: Dua Polisi Perkosa Perempuan di Hotel, Polri: Instutusi Ini Bukan Tempat Berlindung Pelaku Kejahatan!
Sejumlah pretima ini diperkirakan berasal dari zaman dulu. Namun belum diketahui apakah benda sakral itu merupakan hasil curian ataukah sengaja dihanyutkan di hulu sungai. Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana mengaku pihak kepolisian masih menyelidiki penemuan benda sakral itu.
Benda-benda tersebut sudah diamankan di Polsek Kuta Utara. Lagi dikatakan, dengan penemuan barang barang dimaksud ada kemungkinan barang barang tersebut sengaja dibuang karena lokasi penemuan berada di aliran sungai yang aliran airnya menuju laut.
Dugaan lain, barang yang sengaja dibuang oleh pemiliknya diduga sebagai upaya membuang sial, yang sebelum nya mungkin barang barang tersebut dalam penguasaan nya. Puhqk Pura Petitenget tidak ada kehilangan. "Barang tersebut barang milik seseorang yang sengaja dibuang atau barang jadi hasil curian yang juga sengaja dibuang. Kami masih dalami," tutupnya.***
Editor : M.Ridwan