DENPASAR, Radar Bali.id - Si jago merah kembali beraksi. Rumah lantai dua di Jalan Subak Dalem Nomor 1A, Banjar Praja Sari, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara, ludes. Kejadian Jumat (23/6/2023), pukul 11.10. Insiden ini berlangsung ketika pemilik rumah Putu Arsana, 55, sedang keluar untuk bekerja sopir freelance. Tak ada korban jiwa, kerigian mencapai Rp 20 Juta.
Kejadian ini berlangsung ketika Putu Arsana, 55, sedang keluar untuk bekerja sebagai sopir freelance. Anaknya I Gede Widi, 24, sedang bekerja di bengkel dan sang ibu sedang diperiksa di rumah sakit. Di rumah hanya terdapat tiga anak yang merupakan keponakan Widi. "Dudga konsleting listrik, api muncul dari salah satu kamar," pungkas Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Jumat 23 Juni 2023.
Kejadian ini diketahui ipar dari Ni Ketut Superni, 45. Dia yang baru saja tiba karena sebelumnya sempat keluar sekitar pukuk 10.30, terkejut melihat kepulan asap besar yang disertai api keluar dari atap lantai dua. Ia berteriak kebakaran sambil menghubungi orang yang sedang berjualan di dekat sana.
Tiga anak yang sempat berada di dalam rumah untungnya sudah berhasil keluar. Warga sekitar yang mengetahui kejadian ini pun membantu mengeluarkan barang - barang yang bisa diselamatkan, serta memadamkan api dengan alat dan air seadanya. "Warga sempat menghubungi Widi agar memberitahu sang ayah untuk segera pulang," paparnya.
Api terus semakin membesar. Sehingga Kelurahan Peguyangan melalui Kaling Banjar Praja Sari I Nengah Sudiana langsung menghubungi pemadam kebakaran BPBD Kota Denpasar. Tidak berselang lama, pemadam tiba di lokasi dengan mengerahkan lima unit Branwir (mobil damkar).
Setelah dua setengah jam melakukan pemadalam, si jago merah berhasil dijinakkan. Beruntung musibah ini tidak sampai menyebabkan korban jiwa.
Sementara itu selain bangunan, pemilik mengalami kerugian material dari barang-barang yang hangus.
Seperti kulkas LG, sertifikat tanah tiga lembar atas nama korban, Tv lcd 32 inch, Tv tabung 32 inch dan barang lainnya. "Total kerugian ditafsir Rp 200 juta. Dari analisis kepolisian, dugaan sementara penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik," tutupnya. [*]