Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

KOHATI Singaraja Gandeng Gerakan Perempuan Dorong Upaya Penghentian dan Pencegahan Kekerasan Seksual

M.Ridwan • Rabu, 28 Juni 2023 | 00:35 WIB
KOLABORASI: Para panelis, undangan dan sebagian peserta Dialog Keperempuanan We Healt We Grow KOAHATI Cabang Singarja di Aula Kemenang Kabupaten Buleleng, 25 Juni 2023.
KOLABORASI: Para panelis, undangan dan sebagian peserta Dialog Keperempuanan We Healt We Grow KOAHATI Cabang Singarja di Aula Kemenang Kabupaten Buleleng, 25 Juni 2023.

 SINGARAJA,radarbali.id –Korps HMI-Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja menggelar Dialog Keperempuanan bertajuk,  periode 2023-2024 dengan tema, "We Healt We Grow (Kita Sembuh, Kita Tumbuh)" di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Buleleng, 25 Juni 2023.

Ketua Umum KOHATI Singaraja, Etik Maesawardani dalam sambutannya mengatakan, dialog sebagai upaya penanganan maraknya kekerasan seksual di semua kalangan, dengan harapan korban yang menjadi objek kekerasan seksual dapat menyuarakan hak mereka tanpa rasa takut.

“KOHATI Singaraja ingin perempuan muda memiliki wawasan dan pengetahuan terkait hukum yang menaungi kekerasan dan pelecehan seksual serta bagaimana pencegahan, penanganan, perlindungan dan pemulihan kesehatan mental dan fisik korban kekerasan seksual,” harap Etik.

Ketua Umum HMI Cabang Singaraja, Wahyu Candra Kurniawan, menyebutkan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia termasuk di Buleleng kini kian marak dan mencemaskan.  “Kita berharap perempuan dan anak tidak hidup dalam ketakutan, kemudian untuk menyelaraskan kebijakan dan hukum di tingkat nasional serta daerah untuk lebih memperkuat implementasi atas komitmen untuk melindungi perempuan dan anak dari kekerasan,” harap Wahyu, saat memberikan pengantar.

Ketua Majelis Daerah (MD) KAHMI Buleleng, H. Lewa Karma menekankan pentingnya menjalin sinergi kelembagaan dalam mengurai, menyingkap dan menyelesaikan kasus-kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Bali dan khususnya di Singaraja.

Presidium Majelis Wilayah (MW) KAHMI Provinsi Bali, Muhammad Ridwan, selain mengapresiasi realisasi gagasan dalam dialog peremuan, juga mendorong KOHATI Singaraja menjadi pioneer Gerakan Bersama keperempuanan mencegah dan menghentikan praktik kekerasan seksual lewat sebuah formulasi sebagai rekomendasi kepada para stakeholder.

 Baca Juga: Awas! Hukuman Berat Menanti Bagi Penyala Flare di Liga 1

Dialog dibuka Kepala Dinas P2KBP3A Kab Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, S.IP, mengapresiasi Kohati HMI Cabang singaraja sebagai organisasi pengkaderan yang mencetak kader-kader perempuan unggul di tengah beragamnya gerakan keperempuanan dengan latar belakang gagasan dan ideologi berbeda.

“Dialog keperempuanan ini sebagai sarana membangun dan peningkatan potensi HMI-WATI dalam wacana dan dinamika gerakan keperempuanan serta menyuarakan urgensi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dibawah umur,” ungkap Kadis Riang Pustaka.

Pihaknya yakin gagasan KOHATI SDingaraja ini dapat membantu pemerintah dalam membentuk karakter perempuan yang kuat, mandiri, cerdas dan memiliki nilai-nilai religius yang tinggi.

Dialog dipandu Alfillail menghadirkan 2 narasumber yakni Advokat yang juga pegiat anti kekerasan terhadap perempaun Kabupaten Buleleng, I Wayan Sudira, SH, dan Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas P2KBP3A Kab Buleleng, Putu Agustini, SST.Keb.,M.A.P.

“Mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak dan juga perempuan, termasuk didalamnya upaya-upaya untuk menghentikan kekerasan fisik, seksual, emosional hingga penelantaran harus menjadi agenda utama Gerakan perempuan di Buleleng kedepan,” tandas Putu Agustini.

Sementara advokat Sudira menegaskan siap memberikan pendampingan secara prodeo bagi korban kekerasan seksual sebagai wujud dukungan nyata melawan tindakan kejahatan terhadap kaum perempuan dan anak.

Turut hadir dalam Dialo Peremuan tersebut, Ketua KNPI Buleleng, Putu Gede Parma, S.ST.Par., M.Par., PKK Buleleng, Made Cantiari, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXII Dim 1609 Koorcab Rem 163 PD IX/Udayana diwakili Ketua Persit KCK Ranting V Tejakula, Ny. Rifa'i, Perwakilan Ibu Bhayangkari Polres Buleleng, Mahasiswa Undiksha Singaraja, Unipas dan STAHN Mpu Kuturan Singaraja.

Disela dialog juga dimeriahkan penampilan UKM Teater Sepit Tiying Judul tanpa Tepi oleh Komunitas Teater STAHN Mpu Kuturan Singaraja. ***

Editor : M.Ridwan
#dialog keperempuanan #KOHATI Singaraja #kohati #pelecehan seksual #kekerasan seksual #HMI Cabang Singaraja #anti kekerasan terhadap perempuan