GIANYAR, Radar Bali.id-Hujan mengguyur sebagian besar wilayah di Bali selama dua hari belakangan. Akibat curah hujan tinggi, di Gianyar terjadi sejumlah peristiwa. Mulai dari pohon tumbang hingga tanah longsor.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPBD Gianyar pada Sabtu (2/7/2023), ada sebanyak 14 peristiwa pohon tumbang dan longsor. Hujan hari pertama pada Jumat (1/7/2023), tercatat ada empat peristiwa.
Mulai dari pohon tumbang menimpa kabel PLN dan setengah badan jalan di banjar Kucupin, Sukawati. Pohon tumbang menimpa tiang telpon di banjar Payogan kedewatan Ubud. Pohon tumbang menimpa bangunan piasan di villa Puri Rassa br. Abianseka Mas Ubud dan pohon tumbang di Pura Dalem lingkungan Bukit Batu, Gianyar.
Lalu hari kedua, Sabtu (2/7/2023) peristiwa pohon tumbang terjadi menimpa badan jalan di br. Kelodan, Blahbatuh, pohon tumbang menimpa rumah warga di Banjar Tegalinggah, Blahbatuh, pohon tumbang menimpa menutupi akses jalan di Pura
Dalem Banjar Bukit Batu Samplangan, kemudian
tembok penyengker robo di Banjar Delod Rurung, Blahbatuh, Sukawati.
Lalu di hari yang sama, ada pula pohon tumbang menimpa akses jalan di Hotel Maya Ubud, banjir gorong -gorong mampet di Mas Ubud, tanah Longsor di br. Sanding Abianbase, Tampaksiring. Pohon tumbang menimpa kandang ayam di Br
Bandung, Ds. Siangan, kecamatan Gianyar,
Gianyar, pohon tumbang menimpa akses jalan di lingkungan Sema, Kel. Bitera, Gianyar dan yang terakhir pohon tumbang menimpa bangunan piasan di villa Puri Rassa br. Aianseka, Mas Ubud.
Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, Ngurah Dibya menjelaskan, bahwa sebagian besar kejadian pohon tumbang sudah ditangani oleh pihak terkait. "Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil," katanya.
Dia juga berharap agar masyarakat selalu berhati-hati saat melintas di jalan raya saat kondisi hujan. Karena bisa saja sewaktu-waktu ada peristiwa pohon tumbang atau Tian listrik roboh atau peristiwa lain yang bisa mengancam keselamatan warga. "Kami mengimbau agar selalu waspada saat keluar rumah saat hujan seperti ini," pungkasnya. [*]
Editor : Hari Puspita