AMLAPURA– Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Karangasem menerima belasan laporan bencana saat hujan deras mengguyur wilayah Kabuapaten Karangasem beberapa hari terakhir.
Data sementara dari pihak BPBD Karangasem menyebutkan, dalam tiga hari terakhir ini sudah ada 13 titik laporan bencana dampak hujan deras. Bencana paling banyak didominasi oleh pohon tumbang dan tanah longsor. “Paling banyak kejadian pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa jaringan PLN,” kata Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa dikonfirmasi, Senin (3/7).
Sementara itu, berdasarkan prediksi cuaca BMKG, secara umum kondisi cuaca berawan, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga intensitas sedang berpotensi masih akan terjadi dalam dua hari ke depan di wilayah Bali bagian barat tengah, selatan dan timur. Sedangkan tanggal 5-7 Juli 2023 berpotensi turun hujan ringan hingga sedang di wilayah Bali bagian barat, tengah, selatan dan timur.
Atas kondisi ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana yang dapat ditimbulkan. Seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan petir. Disamping itu juga, perlu juga untuk nelayan dan pelaku kegiatan wisata bahari agar mewaspadai potensi gelombang tinggi yang diperkirakan dapat mencapai 2 meter atau lebih di sekitar perairan selatan Bali.
Dari kejadian itu, tidak ada korban jiwa dan hanya mengakibatkan kerusakan jalan, serta bangunan milik warga.
Editor : Donny Tabelak