Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tabrak Pohon Perindang Jalan, Ibu dan Balita Tewas di TKP, Ayah dalam Perawatan

Muhammad Basir • Kamis, 6 Juli 2023 | 00:53 WIB
Motor yang dikendarai satu keluarga yang menewaskan ibu dan balitanya di Jalan Denpasar - Gilimanuk wilayah Kelurahan Gilimanuk.
Motor yang dikendarai satu keluarga yang menewaskan ibu dan balitanya di Jalan Denpasar - Gilimanuk wilayah Kelurahan Gilimanuk.

NEGARA- Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Denpasar – Gilimanuk. Kejadian itu menewaskan dua orang penumpang motor, Selasa (4/7) malam. Korban tewas merupakan ibu dan anak, sedangkan sang ayah yang mengendarai motor masih dalam perawatan di rumah sakit.

Kecelakan tunggal motor DK 2512 ADW terjadi Selasa malam sekitar pukul 23.00 WITA, di Jalan Raya jurusan Denpasar-Gilimanuk kilometer  124-125, Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Melaya, tepatnya di jalan tengah kawasan hutan Cekik, Taman Nasional Bali Barat (TNBB).

Kasatlantas Polres Jembrana, AKP Ni Putu Meipin Ekayanti menjelaskan, kecelakan motor yang dikendarai Hasani, 27, diduga mengalami out of control (OC). Pengendara asal Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur itu, membonceng istrinya Lailatul Fitria, 21, dan anak balitanya Fauziah Rafifah, 2,5. "Kecelakan karena OC," jelasnya, Rabu (5/7).

Kecelakan bermula saat motor yang dikendarai  Hasani datang dari selatan ke utara atau dari arah Denpasar menuju Gilimanuk. Tempat kejadian perkara (TKP) jalan lurus datar mendekati tikungan tajam ke kiri dari arah selatan, dengan kondisi malam hari gelap tanpa lampu penerangan jalan. "Kondisi lalu lintas jalan sepi, malam hari gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan," jelasnya.

Diduga karena pengendara motor mengantuk kemudian menabrak pohon perindang yang berada di pinggir jalan dari arah selatan. Akibat kecelakaan tersebut, Hasani yang mengendarai motor mengalami luka pada bibir, luka pada leher, dada dan tangan kiri.

Nahas, nyawa istri dan anaknya yang dibonceng tidak tertolong. Anaknya mengalami cidera kepala berat, luka lecet pada pipi kiri dan dahi kiri, benjolan kepala kiri. Sedangkan istrinya, Lailatul Fitria mengalami pendarahan pada hidung dan telinga, patah tangan kanan dan kiri, meninggal di TKP. "Pengedara motor masih dalam perawatan medis," ujarnya.

Kecelakaan tunggal juga terjadi di Jalan Raya Ngurah Rai Lingkungan Sri Mandala, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Rabu (5/7) pagi sekitar pukul 02.00 WITA. Pengendara motor DK 3143 WK, I Putu Eka Darma Putra, 35, warga Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana.

Kecelakaan terjadi saat motor datang dari arah timur ke barat. Tiba di tempat kejadian dengan jalan lurus datar di jalur yang terpisah median jalan, tiba-tiba motor oleng dan  bergerak ke kiri lalu menabrak pohon perindang yang berada di pinggir kiri jalan dari arah timur.

Akibat kejadian tersebut pengendara motor mengalami luka pada dahi, keluar darah dari hidung dan mulut dan luka pada bibir. "Korban luka ringan, masih sadar dan masih dalam perawatan medis," tandasnya.

Editor : Donny Tabelak
#ibu dan anak tewas #kecelakaan maut #polres jembrana #taman nasional bali barat