MANGUPURA, radarbali.id - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Abiansemal, Badung pada Sabtu (8/7) lalu mengakibatkan tanah longsor dan pohon tumbang di sumber MA (mata air) Tanah Wuk. Hal ini mengakibatkan terjadinya gangguan pelayanan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung.
Adapun daerah yang terdampak gangguan yakni Desa Sangeh, Desa Gerana, Desa Selat, Desa Punggul, Desa Taman, Desa Blahkiuh, dan sekitarnya. Dirut Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa menyebutkan timnya segera melakukan penanganan.
"Sudah ditangani secara bertahap dan dilanjutkan besok (9/7) karena hari ini cuaca tidak mendukung," tuturnya pada Sabtu (8/7).
Baca Juga: Aduh!, Pantai Jumpai Klungkung Diserbu Sampah Kayu, tapi Jadi Berkah bagi Warga Setempat
Perbaikan ini diperkirakan akan rampung di tanggal (11/7). Jika cuaca mendukung, BPBD Kabupaten Badung dan rekanan bisa ikut dalam proses perbaikan ini mulai (9/7) dan estimasi selesai dalam dua hingga tiga hari.
Pihaknya juga telah menyiapkan empat mobil tangki keliling yang akan melayani permintaan masyarakat terdampak gangguan.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ketut Murdika menyebutkan penanganan longsor di MA Tanah Wuk belum bisa ditangani dan dialihkan ke Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi untuk mengkaji lebih teknis.
Baca Juga: Dorong Pengairan Pertanian Lebih Baik, 14 Subak di Buleleng Diberi Rehab Irigasi
Terlebih kedalamannya mencapai 40 meter dan dapat membahayakan personil yang diturunkan.
"Kita belum bisa tangani karena itu kedalaman hampir 30 hingga 40 meter di bawah, sumber mata airnya. Makanya saya arahkan ke Bidang III untuk koordinasinya kemarin sama pengurus PDAM," tuturnya.***
Editor : M.Ridwan