Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Siapkan Operasi Patuh Agung 2023, Polresta Denpasar Utamakan Pendekatan Humanis

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Senin, 10 Juli 2023 | 21:05 WIB
PENDEKATAN YANG MANUSIAWI : Operasi kepatuhan beberapa waktu lalu. Operasi serupa akan digelar lagi dengan pendekatan kemanusiaan.
PENDEKATAN YANG MANUSIAWI : Operasi kepatuhan beberapa waktu lalu. Operasi serupa akan digelar lagi dengan pendekatan kemanusiaan.

DENPASAR, Radar Bali.id - Polresta Denpasar menggelar Operasi Patuh Agung 2023 selama 14 hari ke depan, mulai kemarin (10/7/2023) hingga (23/7/2023). Kapolresta Denpasar, Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas menuturkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban. Juga kelancaran lalu lintas pasca pelaksanaan hari Bhayangkara Tahun 2023.

Menurutnya, lalu lintas merupakan urat nadi masyarakat yang memegang peranan vital dalam pertumbuhan ekonomi serta pembangunan yang dilaksanakan.

"Dengan adanya lalu lintas yang baik, memudahkan akses bagi masyarakat untuk melakukan kegiatannya dalam memenuhi kebutuhan perekonomiannya," tuturnya dalam apel kesiapan di Mapolresta Denpasar Senin (10/7/2023).

Hal ini turut memicu peningkatan jumlah kendaraan bermotor, meningkatnya populasi masyarakat, dan meningkatnya pola aktivitas masyarakat Bali.

Kendati demikian, masih banyak ditemukan permasalahan yang berkaitan dengan penggunaan jalan raya. Seperti halnya kemacetan,pelanggaran, hingga kecelakaan lalu lintas. 

Ditlantas Polda Bali telah mencatat sebanyak 133 kejadian kecelakaan lalu lintas dalam Operasi Patuh Agung 2022 lalu. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan 78 kejadian atau bertambah 142 persen dibandingkan periode tahun 2021 dengan 55 kejadian. Selain itu, dihimpun juga 8.374 pelanggaran atau meningkat sebanyak 306 kejadian dibandingkan periode tahun 2021 dengan 6.463 pelanggaran.

 Adapun sasaran Operasi Patuh Agung 2023 adalah para pelanggar aturan lalu lintas yang berdampak pada kecelakaan berat. Di antaranya tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, melawan arus, dan pelanggaran lainnya. 

Kapolresta Denpasar menyebutkan pelaksanaan operasi tahun ini akan lebih mengedepankan pendekatan Preemtif dan Preventif. Pendekatan ini didukung dengan upaya penegakan hukum dengan memaksimalkan sarana tilang elektronik (e-TLE), baik statis maupun mobile. Sekaligus juga akan dimaksimalkan dengan tilang manual.

 Dengan upaya ini, diharapkan dapat mengedukasi dan mengajak masyarakat secara humanis untuk patuh dan disiplin terhadap lalu lintas."Hal ini dilakukan untuk terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,menurunkan angka kecelakaan, dan berkurangnya titik kemacetan. Sehingga terwujud keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas) yang mantap," terangnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan kepada seluruh personel Polresta dan jajaran yang terlibat dalam operasi patuh, agar melaksanakan sesuai aturan dan tidak melakukan pelanggaran yang dapat menurunkan citra Kepolisian.

 "Lakukan penegakkan hukum yang humanis untuk meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas kedepannya dan jaga nama baik Polri dalam bertugas,” kata Kapolresta Denpasar. [*]

Editor : Hari Puspita
#razia #operasi lalu lintas