Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tergerus Terjangan Aliran Sungai, 4 KK di Sidemen Karangasem Ngungsi

Zulfika Rahman • Selasa, 11 Juli 2023 | 03:00 WIB

 

TERGERUS: Kondisi rumah warga Banjar Dinas Budamanis, Desa Sidemen yang tergerus aliran sungai Tukad Unda.
TERGERUS: Kondisi rumah warga Banjar Dinas Budamanis, Desa Sidemen yang tergerus aliran sungai Tukad Unda.

AMLAPURA,radarbali.id - Belasan warga Banjar Dinas Budamanis, Desa Sidemen, terpaksa ngungsi kerumah kerabat mereka. Ini lantaran pondasi rumah yang ditinggali terancam tergerus aliran sungai Tukad Unda.

Perbekel Desa Sidemen, I Komang Putra dikonfirmasi megatakan belasan warga tersebut tediri dari 4 Kepala Keluarga (KK). Mereka terdiri dari 10 orang dewasa dan 5 orang anak-anak yang terpaksa harus mengungsi kerumah kerabatnya. “Khawatir kalau sewaktu-waktu pondasi rumah mereka jebol ketika hujan lebat karena aliran air sungai pasti besar,” ujarnya dikonfirmasi Senin (10/7/2023).

I Komang Putra menambahkan, posisi rumah warganya itu hanya berjarak sekitar 5 meter dari bibir sungai. Namun karena beberapa hari lalu hujan deras menyebabkan aliran sungai membesar sehingga menggerus pondasi 4 rumah yang ditinggali oleh 4 KK tersebut.

“Kami akan beri bantuan berupa sembako. Sementara warga kami mengungsi ke rumah kerabatnya menghindari hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

 Pihaknya juga belum mengetahui seperti apa tindaklanjut kedepannya, apakah akan direlokasi atau dicarikan solusi lain. 

 Di wilayah Desa Sidemen sendiri terdapat beberapa titik kejadian dampak cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini. Bahkan hingga kini satu titik tanah longsor menutup akses jalan menuju ke pura kahyangan gunung sari dan taman tirta sidakarya di Banjar Dinas Tengah.

Warga sempat melakukan gotong royong untuk membersihkan material longsoran. Namun karena keterbatasan alat, pembersihan pun belum bisa maksimal.

“Kami sudah sempat gotong royong bersama kecamatam untuk membersihkan material, tapi belum maksimal karena butuh alat berat untuk menyingkirkan material. emoga pihak terkait bisa membantu mendatangkan alat berat," tandasnya. ***

 

Editor : M.Ridwan
#Tergerus Banjir #banjir #sidemen karangasem #ngungsi