Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Buntut Spanduk Protes Pedagang Pantai Kuta, Ketua DPRD Badung : Kami akan Mengkaji

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Selasa, 11 Juli 2023 | 18:05 WIB
MENGKAJI PROTES PEDAGANG : Ketua DPRD Badung Kabupaten Badung,I Putu Parwata.
MENGKAJI PROTES PEDAGANG : Ketua DPRD Badung Kabupaten Badung,I Putu Parwata.

MANGUPURA, Radar Bali.id - Sebuah spanduk yang mengatasnamakan pedagang Pantai Kuta terpampang di depan pintu masuk Beachwalk Shopping Center, Kuta pada Sabtu (8/7/2023). Spanduk tersebut berisikan permintaan kepada Bupati Badung dan anggota DPRD Badung agar tak menutup pintu akses masuk Pantai Kuta.

Seperti diketahui, 19 dari 26 pintu akses masuk di sepanjang Pantai Kuta ditutup oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung dengan alasan keamanan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Putu Parwata menyebutkan akan melakukan kajian lebih lanjut.Kajian ini dirasa perlu sebelum bertindak.

 “Kalau soal teknis, nanti kita akan diskusikan dengan perangkat daerah. Karena ini kan harus dibuatkan suatu kajian teknis, supaya optimalisasi daripada kesejahteraan atau peningkatan pendapatan masyarakat semakin meningkat dan peluangnya semakin besar," tuturnya usai menghadiri Rapat Paripurna kemarin (10/7/2023).

Pihaknya harus memberikan kajian teknis kepada masyarakat. Sehingga jangan sampai secara estetika tidak bagus dan hanya mengejar profit saja."Dengan demikian kita harus lakukan satu kajian-kajian yang lebih teknis terhadap hal itu. Pada prinsip, pemerintah pasti memberikan yang terbaik untuk masyarakat kami," sambungnya.

Nantinya DPRD Badung akan melakukan diskusi dan komunikasi dengan pedagang-pedagang di Pantai Kuta untuk membuat suatu kebijakan.

Diharapkan pemerintah dan masyarakat bisa bersama-sama melakukan komunikasi dengan maksimal. Sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat akan bisa tercapai. 

Lebih lanjut, Ketua Satgas Pantai Kuta, Wayan Sirna dikonfirmasi pada Minggu (9/7/2023) menyebutkan telah menurunkan spanduk dan menyimpannya di kantor satgas. Satgas Pantai Kuta juga akan terus mengatensi adanya pemasangan spanduk lagi.

"Tetap kita adakan atensi atau antisipasi. Bila ada pemasangan spanduk seperti itu lagi, akan turunkan," kata Sirna. [*]

Editor : Hari Puspita
#badung #pedagang #Pantai Kuta dan Legian