Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dua Nelayan Ini Berhasil Taklukan Ombak Nusa Penida dengan Perahu Tradisional

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 12 Juli 2023 | 12:05 WIB
Sebanyak 21 nelayan di Nusa Penida mengikuti Lomba Perahu Tradisional Kapolda Bali Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 di Pantai Pura Dalem Batununggul, Nusa Penida.
Sebanyak 21 nelayan di Nusa Penida mengikuti Lomba Perahu Tradisional Kapolda Bali Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 di Pantai Pura Dalem Batununggul, Nusa Penida.

SEMARAPURA- Sebanyak 21 nelayan di Nusa Penida mengikuti Lomba Perahu Tradisional Kapolda Bali Cup dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 di Pantai Pura Dalem Batununggul, Nusa Penida, Selasa (11/7).

Wayan Darma bersama rekannya Putu Karangasem sebagai juara setelah berhasil mengarungi lautan dengan jarak 15 mill atau 23 km pulang pergi (PP) dalam kurun waktu 90 menit.

Dalam perlombaan itu, setiap peserta diberikan batas waktu tiga jam untuk mengarungi lautan dengan jarak 15 mill atau 23 km PP. Para peserta rata-rata mampu mengarungi lautan dengan jarak tersebut dengan waktu dua jam. Sementara Wayan Darma dan rekannya Putu Karangasem berhasil mengarungi lautan dengan waktu 90 menit.

Menurut Darma, kemenangan itu diraihnya bukan tanpa perjuangan. Setidaknya butuh waktu enam hari untuk dia melakukan persiapan. Mulai dari mempersiapkan layar dan kantih perahu yang mesti bagus dan ringan. Kekompakan dalam memantau arah angin dan menambah kecepatan dengan mengayuh perahu juga menjadi faktor yang penting. “Selain itu, jalurnya biasa saya lewati setiap hari saat cari ikan, dari tahun 2006 jadi nelayan. Ombak besar biasa di sini para nelayan lalui tapi dibantu mesin. Sekarang karena lomba hanya andalkan angin dan tenaga mengayuh perahu,” ujarnya.

Dengan meraih juara pertama dalam perlombaan tersebut, Darma dan rekannya berhak atas hadiah berupa uang tunai Rp5 juta dan piagam penghargaan. Sementara untuk juara dua, menurut, Ketua Penyelenggara I Wayan Murka diberikan hadiah sebesar Rp4 juta, juara tiga sebesar Rp3 juta dan harapan satu berhak atas hadiah Rp2 juta. “Sisanya mendapat uang pembinaan masing-masing Rp1 juta,” katanya.

Kapolda Bali, Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra mengatakan, lomba ini digelar selain bentuk dukungan terhadap pariwisata juga memberikan kegiatan lain bagi nelayan. Melalui perlombaan ini, nelayan bisa menunjukkan kelihaiannya mengendalikan perahu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Klungkung, Ni Made Sulistiawati mengatakan pariwisata Nusa Penida Klungkung saat ini mulai pulih pasca-pandemi Covid-19. Kunjungan wisatawan terus menunjukkan peningkatannya. Di mana pada Juli dan Agustus menjadi puncak kunjungan. “Maka kegiatan seperti ini menjadi satu event yang bagus menggairahkan pariwisata, selain pemandangan alam yang dicari wisatawan ke Nusa Penida,” tandasnya.

Editor : Donny Tabelak
#hari bhayangkara #kapolda bali #perahu #nusa penida #pariwisata #pantai