TABANAN, Radar Bali.id – Teka teki dari empat jabatan kepala dinas atau eselon IIB yang telah lama lowong di Pemkab Tabanan karena ditinggal pensiun. Di antaranya jabatan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRida), Kepala Dinas KB dan Pengendalian Penduduk, jabatan Kalaksa BPBD dan Kepala Dinas Kesehatan akhirnya terjawab sudah.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Jumat (13/7/2023) resmi mengumumkan dan melantik empat posisi jabatan kepala dinas yang kosong tersebut. Setelah sebelumnya mulai dari para dokter hingga camat dan kabag mengikuti seleksi terbuka lelang jabatan itu sebelumnya dilakukan oleh BKPSDM Tabanan.
Berdasarkan SK Bupati Tabanan Nomor 180/829/02/HK/2023 tentang pengangkatan pegawai negeri sipil dalam jabatan pimpinan tinggi pratama selaku eselon IIB di lingkungan Pemkab Tabanan.
Untuk posisi Kepala BRida Tabanan isi oleh I Gusti Made Darma Ariantha yang sebelumnya menduduki jabatan Camat Tabanan. Kemudian Kepala BPBD Tabanan diisi oleh I Nyoman Srinadha Giri yang sebelum sebagai Kabag ekonomi Setda Tabanan.
Sementara jabatan Kepala Diskes Tabanan diemban oleh dr. Ida Bagus Surya Wira Andi yang sebelumnya menjabat sebagai Wadir Direktur Pelayanan dan Pengendalian Mutu RSUD Tabanan dan posisi jabatan Kepala Dinas KB dan Pengendalian Penduduk dijabat Ni Wayan Marianti yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Tata Pemerintahan Setda Tabanan.
Menariknya saat empat posisi jabatan Kadis setingkat eselon IIB tersebut sudah terisi ternyata Bupati Tabanan melakukan mutasi besar-besaran jabatan pada jabatan eselon III dan IV. Dengan total 39 pegawai yang kena rotasi saat itu pula.
Saat pelantikan Sanjaya mengatakan momentum pelantikan ini, sekiranya dapat dimaknai sebagai sebuah pertanda kelahiran baru. Yakni, lahir kembali dengan ide-ide baru, gagasan baru, tindakan baru.
Tentu, pula semangat baru bagi pejabat baru untuk memberikan hal terbaik bagi daerah. Khususnya bagi masyarakat Tabanan.
“Saya ingatkan untuk jangan terlalu larut dalam euforia. Tidak ada alasan tidak bisa untuk bekerja dan tidak ada alasan argumentasi bahwa anda baru dilantik dan masih proses belajar,” tutur Sanjaya ketika pelantikan dilakukan secara hybrid di Tabanan Command Center (TCC) Kantor Bupati Tabanan.
Sanjaya menegaskan agar semua yang dilantik harus siap untuk bekerja dan berkolaborasi, bukan lagi belajar. Bahwa pelantikan ini adalah sebuah kehormatan dan tugas yang harus diemban serta dijalankan bersama.
Asalkan didasari dengan konsistensi, kerja bersama, kolaborasi dan saling membantu antar instansi.“Kembali saya ingatkan, bahwa mutasi adalah suatu hal yang biasa, tidak ada hal yang luar biasa. Semua berdasarkan pertimbangan logis yang menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Hari ini anda ditempatkan di satu posisi, besok bisa saja ditempatkan di lain posisi,” pungkas Sanjaya.[*]
Pegawai Kontrak dan Kaling Sudah Serahkan Pengunduran
Editor : Hari Puspita