Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Almarhum Kepala Rutan Bangli Dikenal Baik dan Berprestasi

Marsellus Nabunome Pampur • Minggu, 16 Juli 2023 | 12:05 WIB

 

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja I Wayan Putu Sutrisna memimpin langsung upacara ngaben Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli I Wayan Agus Miarda.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja I Wayan Putu Sutrisna memimpin langsung upacara ngaben Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli I Wayan Agus Miarda.

BANGLI-Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli I Wayan Agus Miarda meninggal dunia pada Minggu (9/7) lalu. Proses ngaben dilakukan pada Sabtu (15/7/2023) di Singaraja. 

Upacara itu juga dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Bali serta petugas Rutan Bangli. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja I Wayan Putu Sutrisna memimpin langsung upacara tersebut.  

Upacara pelepasan jenazah diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada almarhum. Selanjutnya pengusungan jenazah untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dilaksanakan prosesi pembakaran jenazah secara adat Bali (mekinsan di Geni). 

I Putu Sutrisna yang dalam kesempatan ini mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali yang berhalangan hadir menyatakan bahwa almarhum merupakan pribadi yang baik. Selain itu, selama masal jabatannya dia mengukir banyak prestasi. 

Salah satu di antaranya dibawah pemerintahan beliau mengantarkan Rutan Bangli sebagai peringkat 1 Nasional Rutan Terbaik se-Indonesia. 

"Jajaran Kanwil Kemenkumham Bali turut merasakan duka cita atas kepergian almarhum. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa. Saya berharap prestasi yang sudah diraih almarhum dapat menjadi contoh bagi pegawai lainnya," tandasnya.  

Sekadar diketahui, almarhum sempat dirawat di ICU RSUP Prof. Ngoerah Denpasar sebelum akhirnya meninggal dunia di usianya masih menginjak 46 tahun. 

Kejadian itu bermula pada Senin (26/6) lalu. Saat itu almarhum sempat mengaku tak enak badan. Dia lalu berisitirahat dan sempat mendapatkan pengobatan medis Rutan Bangli. Namun kondisinya makin buruk hingga akhirnya dlarikan ke RSUP Prof.Ngoerah Denpasar. Pada Minggu (9/7) sekitar pukul 08.44 WITA, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya.

Editor : Donny Tabelak
#rutan #kementerian hukum dan ham #Kepala Rumah Tahanan