Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Protes Proyek PLN di Gerokgak, Empat Warga Diperiksa Polisi

Eka Prasetya • Rabu, 19 Juli 2023 | 00:30 WIB
Aksi protes warga terhadap proyek yang dilaksanakan PLN beberapa waktu lalu.
Aksi protes warga terhadap proyek yang dilaksanakan PLN beberapa waktu lalu.

SINGARAJA - Sejumlah warga yang memprotes proyek pemagaran yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Desa Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak, harus berhadapan dengan hukum. Empat orang disebut diperiksa polisi gegara melakukan aksi damai secara beruntun pada pekan lalu.

Ada empat orang warga yang diperiksa di Mapolres Buleleng pada Senin (17/7) lalu. Polisi mengklaim memeriksa warga atas dasar laporan dari PLN. “Kemarin ada empat orang yang datang ke polres. Masih sebatas konfirmasi saja terkait aksi spontanitas warga,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, saat ditemui di Mapolres Buleleng, Selasa (18/7).

Menurutnya laporan yang dilayangkan PLN terkait aksi menghalang-halangi pekerjaan proyek di atas lahan milik PLN. “Ada beberapa warga yang menghalangi sehingga merasa tidak nyaman, jadi dilaporkan,” imbuhnya.

Ia pun menyebut pemeriksaan itu hanya untuk mengumpulkan keterangan dan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. “Bukan kriminalisasi. Murni karena ada laporan saja. Ini masih dipelajari lagi. Nanti akan ada gelar perkara, apakah ada unsur pidana atau tidak di sana,” imbuhnya.

Sekadar diketahui warga di RT 01 Banjar Dinas Pungkukan, Desa Celukanbawang memprotes proyek dilaksanakan PLN. Warga khawatir bila proyek di Banjar Dinas Juntal, Desa Tinga-Tinga itu merupakan proyek pembangunan gardu induk.

Pihak PLN melalui Manajer Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Timur dan Bali (UPP JBTB) 4, Didien Hendrarianto menyebut tidak ada pembangunan gardu induk. PLN hanya membangun tembok pagar di atas lahan seluas 2,8 hektare. 

Editor : Donny Tabelak
#gardu induk #pln #warga demo #dprd buleleng #polres buleleng