Desa Besan, Kecamatan Dawan memiliki kondisi geografis yang berbukit dengan suhu yang sejuk. Kondisi itu membuat pohon buah dapat tumbuh subur di kebun-kebun warga.
ANEKA jenis buah-buahan seperti pohon durian, manggis, mangga, kelapa yang dulunya banyak dihasilkan oleh petani di Desa Besan. Namun seiring waktu terus meredup digeser alih fungsi lahan.
Melihat potensi yang dimiliki Desa Besan, Perbekel Desa Besan, I Ketut Yasa, Minggu (3/9/2023) mengungkapkan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Besan sejumlah bibit durian unggulan dari wilayah Buleleng didatangkan sebagai langkah awal mengembalikan kejayaan Desa Besan sebagai penghasil buah-buahan yang mampu memenuhi kebutuhan upakara hingga hotel dan restoran.
“Sejak dahulu manggis dan duren dari Desa Besan ini sangat terkenal. Mengapa tidak kami kembangkan Desa Besan sebagai kawasan agrowisata buah organik,” ujarnya.
Saat bibit pohon durian datang, masyarakat Desa Besan menurutnya sangat antusias. Mereka langsung menanam bibit pohon durian di kebun-kebun mereka.
“Mudah-mudahan upaya kami ini berhasil. Masyarakat yang menanam buah ini, minimal bisa menikmati hasilnya untuk kesejahteraan mereka. Kalau sudah berkembang, ini bisa jadi kawasan agrowisata buah,” terangnya.
Sebelumnya, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta juga mengungkapkan keinginan yang sama untuk membangun kawasan agrowisata buah organik di Desa Besan.
Rencananya pembuatan agrowisata itu akan memanfaatkan lahan Desa Adat Besan seluas 86 hektare yang berada di sekitar bumi perkemahan.
“Kami akan wujudkan agrowisata ini dan Pemda akan mendukung dengan pupuk organik dan bibit tanaman buah-buahan,” katanya. [*]
Editor : Hari Puspita