NEGARA, radarbali.id - Seorang buruh penyadap nira kelapa I Wayan Sudarsa, 60, terjatuh dari pohon kelapa setinggi 10 meter, di kebun kelapa Banjar Ketiman, Desa Manistutu, Melaya, Sabtu (21/10) lalu. Setelah dibawa ke rumah sakit umum (RSU) Negara dan sempat mendapat penanganan medis, nyawa korban tidak tertolong.
Kapolsek Melaya AKP I Komang Mulyadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa terjadi Sabtu sore sekitar pukul 17.30 WITA di kebun kelapa milik seorang warga. Korban yang merupakan warga Banjar Katulampa, Desa Manistutu, terjatuh saat memanjat pohon kela untuk menyadap nira.
"Menurut keterangan saksi, korban tiba tiba terjatuh saat naik pohon kelapa," jelasnya.
Korban yang terjatuh dari pohon kelapa dengan tinggi sekitar 10 meter, langsung dibawa ke RSU Negara. Saat keluarga korban mendapat informasi dari saksi langsung menuju ke RSU Negara dan keluarga korban sudah melihat kondisi korban mengeluarkan darah dari hidungnya dan mengalami kejang-kejang.
Akhirnya, korban dinyatakan meninggal oleh dokter sekitar pukul 20.15 WITA, setelah sempat mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan identifikasi Polres Jembrana, terdapat resapan darah pada leher dan dada korban.
"Tidak ditemukan luka pada tubuh bagian luar," jelasnya. ***
Editor : M.Ridwan