GIANYAR, radarbali.id - Gianyar menjadi salah satu kabupaten dengan penularan rabies cukup tinggi di Bali. Guna mengantisipasi gigitan hewan rabies, sosialisasi ke masyarakat pun kian gencar dilakukan. Kini sosialisasi itu menyentuh sekolah tingkat Paud dan TK.
Sosialisasi itu dilakukan sehubungan dengan jeda sekolah semester I, tahun ajaran 2023/ 2024, PAUD Prima Mandiri School yang Jl. Raya Batubulan No. 45 Sukawati Gianyar, meyelenggarakan program “Guest Teachers” atau program guru tamu. Program itu dilaksanakan selama 3 hari, yakni dari hari Senin (11/12) hingga Rabu, (13/12).
Menariknya, salah satu sosok yang menjadi guru tamu adalah I Nyoman Arya Dharma selaku kepala UPTD Puskeswan III, Gianyar.
Tujuan dari program “Guest Teachers” adalah untuk menginspirasi dan menstimulasi tumbuhnya orientasi cita-cita dalam diri anak melalui sebuah pengalaman belajar yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk berinteraksi secara langsung dengan para narasumber.
Dalam kesempatan itu, Arya Dharma memperkenalkan hewan-hewan pembawa penularan penyakit rabies seperti anjing, monyet dan kucing.
"Maksud dan tujuannya adalah selain memperkenalkan profesi Dokter Hewan serta tugas-tugasnya. Juga untuk mensosialisasikan tentang rabies terutama menyasar peserta didik mulai dari usia kelompok bermain dan taman kanak-kanak di lingkungan satuan PAUD Prima Mandiri," katanya Selasa (12/12).
Menurutnya, program ini sangat bagus untuk memperkenalkan lebih dini kepada anak-anak tentang bahaya rabies.
"Memperkenalkan bahaya rabies dan tanda-tanda rabies anak sejak usia dini sangat perlu dilakukan, dimana dalam keseharian anak-anak dekat dengan dunia binatang khususnya binatang peliharaan," ujarnya.
"Sehingga anak-anak mengetahui dan memahami apa yang perlu dilakukan agar terhindar atau aman dari bahaya binatang salah satunya adalah penyakit rabies. Dalam kegiatan terlihat anak-anak sangat antusias menyimak informasi yang diberikan melalui tayangan video serta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan