Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sebaran Suara Naik dan Merata, Gerindra Kunci 58 Kursi Dewan se-Bali, De Gadjah Langsung Ancam PAW, Kenapa?

Ni Kadek Novi Febriani • Sabtu, 16 Maret 2024 | 03:18 WIB

 

WARNING: Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah saat mengumpulkan pengurus dan caleg terpilih hasil Pemilu 2024.
WARNING: Ketua DPD Partai Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah saat mengumpulkan pengurus dan caleg terpilih hasil Pemilu 2024.

DENPASAR, radarbali.id  - Diluar prediksi Pemilu 2024 di Bali menjadi milik Partai Gerindra. Kok bisa?. Betapa tidak, Partai Berlambang Burung Garuda ini mampu memenangkan pertarungan di level Pilpres dimana Bali dikenal sebagai kandang banteng.

Cengkraman Garuda rupanya membuat Banteng keder. Fakta politik menunjukkan, Prabowo Gibran menang di Bali.

Bukan hanya itu. Hasil itu rupanya berpengaruh besar pada raihan suara parpol dan caleg.

 Baca Juga: Viral! Parta Ngamuk, Cerca Kepala Bulog Bali Sulit Diajak Komunikasi di Depan Mendag, Sony: Itu Salah Anu Sajalah...

Buktinya, Partai besutan Prabowo Subianto ini mampu mengoleksi 58 kursi dewan mulai tingkat Kabupaten/kota, Provinsi dan RI periode 2024-2029. 

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengatakan 58 orang yang terpilih tersebut tersebar secara merata di 9 Kabupaten/kota se-Bali. 

“Kalau dilihat dari komposisi keterpilihan, kader-kader kita (Gerindra Bali) ada semua di 9 Kabupaten/kota. Tentu ini memudahkan kami berkonsolidasi untuk membangun Bali secara merata,” kata De Gadjah, Kamis (14/3/2024)

 Baca Juga: Di Backup Asuransi, DTW Jatiluwih Pastikan Dua WNA Tertimbun Longsor Dapat Santunan

Sebagaimana diketahui, hasil Pemilu 2024 di Bali telah ditetapkan melalui rapat pleno hasil rekapitulasi di tingkat KPU Kabupaten/kota, KPU Provinsi Bali dan KPU RI.

Caleg-caleg Gerindra yang terpilih tersebut terdiri dari 47 orang di Kabupaten/kota. Di antaranya DPRD Kota Denpasar 9 kursi, DPRD Kabupaten Badung 4 kursi, DPRD Kabupaten Buleleng 4 kursi, DPRD Kabupaten Karangasem 9 kursi.

DPRD Kabupaten Gianyar 4 kursi, DPRD Kabupaten Tabanan 4 kursi, DPRD Kabupaten Jembrana 4 kursi, DPRD Bangli 1 kursi dan DPRD Kabupaten Klungkung 8 kursi.

 Baca Juga: Badah! Gegara Tergiur Lihat Kunci Nyantol, Kakak dan Adik Ipar Beraksi Curi Motor, Begini Nasibnya

Sementara untuk  di DPRD Provinsi Bali hanya minus dari Bangli, namun dapil kabupaten/kota lainnya  terdapat perwakilan Gerindra di DPRD Bali yang berhasil mendapatkan 10 kursi. 

Selanjutnya untuk DPR RI, Gerindra Bali berhasil mendapatkan 1 kursi. Yaitu I Dewa Gde Agung Widiarsana dengan mengumpulkan 80.658 suara.

De Gadjah mengatakan DPD Partai Gerindra Bali telah menginstruksikan kepada kader-kader yang terpilih agar menjaga kepercayaan masyarakat dan sungguh-sungguh menjadi pelayan masyarakat Bali. Harus benar-benar menyatu dengan masyarakat.

 Baca Juga: Sejumlah Jabatan Strategis Kosong, Ini Kata Pj Bupati Buleleng

Karena, ingat dia, jika tidak melaksanakan tugas sebagai anggota dewan dengan baik, sanksinya tidak main-main. Bisa di PAW (Pergantian antarwaktu).

“Jika tidak menjalani tugasnya sebagai wakil rakyat dengan baik, sanksi nya PAW. Dan hal tersebut sudah menjadi instruksi Ketum Gerindra, Bapak H. (Purn) Jendral Prabowo Subianto,” tandas De Gadjah.***

Editor : M.Ridwan
#paw #rebut 58 kursi dewan #partai gerindra #bali #De Gadjah