Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tempat Tanding Porprov di Tabanan Banyak Perubahan, Ini Keterangan KONI

I Wayan Widyantara • Kamis, 11 April 2024 | 16:50 WIB
JELASKAN VENUE : Ketua KONI Tabanan, Made Nurbawa. (Istimewa)
JELASKAN VENUE : Ketua KONI Tabanan, Made Nurbawa. (Istimewa)

TABANAN, Radar Bali.id – Pihak KONI Bali saat ini sedang menerima banyak usulan dari sejumlah Pengprov Cabor di Bali terkait dengan penentuan venues atau tempat tanding yang akan digunakan untuk ajang Porprov Bali tahun depan.

Salah satu yang penting dipertimbangan untuk sebuah venues adalah tentang teknis dan kualitas.

Salah satu daerah yang diusulkan untuk membantu menyiapkan venues adalah Tabanan. Namun kondisi lokasi tanding di Tabanan kini sudah berubah dratis. Untuk itu perlu ada komunikasi intensif antar KONI Bali dan Koni Tabanan sebelum nantinya merilis secara resmi lokasi tanding.

“Apabila venues yang diusulkan ada di Tabanan, baru KONI Tabanan akan ikut mengevaluasi. Bisa saja menurut Pengprov sudah oke tapi oleh KONI Tabanan tidak layak atau venues sudah ada yang boking,” ujar Ketua KONI Tabanan, Made Nurbawa saat dihubugi Jawa Pos Radar Bali kemarin.

Nurbawa enggan menampik jika salah satu venues nanti akan ada di Tabanan. Namun Ia menegaskan venues di Tabanan telah mengalami perubahan, di mana yang dulu bisa digunakan, sekarang tidak bisa digunakan.

Misalnya cabor balap sepeda. Dulu bisa dilaksanakan di seputaran Lapangan Alit Saputra, Tabanan, sekarang pihaknya sudah tidak bisa merekomendasikan tempat tersebut.

“Sekarang situasi dan kepadatan lalu lintas sudah berbeba karena ada perubahan-perubahan fisik di lapangan,” ujarnya.

Ada pula usulan di tempat lainnya di Tabanan, namun hal tersebut ternyata tak semudah membalikan telapak tangan. Karena pihak Pengprov Cabor yang akan menggunakan sebagai venues, faktanya masih menjadi kajian diatas kertas.

“Kami tidak ingin Pengprov memutuskan di Tabanan, tapi minim data. Jadi kami dari KONI Tabanan akan kerepotan ketika melakukan pendampingan,” ujarnya.

Khususnya dalam hal penutupan jalan dan sebagainya. Apalagi diakuinya, tidak ada sumber daya pendukung yang memadai. “Jadi ada banyak pertimbangan untuk penentuan venues itu. Termasuk cabor Panjat tebing. Bisa jadi Pengprovnya mengusulkan di Tabanan, padahal di Tabanan panjat tebing akan dipindah karena ada penataan lapangan Alit Saputra,” ujarnya.

 

Pihaknya meminta perlu ada diskusi lebih intens terkait venues. Selain terkait soal kelayakan karena perubahan teknis di lapangan, Nurbawa juga menyinggung soal pembiayaan dan resiko lainnya yang bisa terjadi akibat kondisi di lapangan.

 

“Tentu semua perlu di kaji. KONI Tabanan jika pagelaran itu di Tabanan, tentu juga tidak berdiam diri. Tapi ikut juga berikan masukan. Bisa jadi yang dulu gratis, sekarang berbayar dan siapa yang menanggung? Itu perlu diskusi yang intens,” pungkasnya. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#pengprov #KONI Bali