Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Pura-Pura Gila, Penjahat Asal Rusia Kabur dari RSUP Prof. Ngoerah, Terlibat Pengancaman, Perkosaan dan Pengrusakan

Andre Sulla • Rabu, 1 Mei 2024 | 06:04 WIB
KABUR: Tersangka Anton Simutov, tahanan Polsek Mengwi dalam kasus pengancaman dan pengrusakan salah satu Vila di Cemagi, Mengwi
KABUR: Tersangka Anton Simutov, tahanan Polsek Mengwi dalam kasus pengancaman dan pengrusakan salah satu Vila di Cemagi, Mengwi

MANGUPURA, radarbali.id- Dasar otak penjahat, ulahnya selalu jahat. Kisah nyata aksi ekstrem penjahat asal Rusia terjadi di Bali. Dia bernama Anton Simutov, tahanan Polsek Mengwi dalam kasus pengancaman dan pengrusakan salah satu Villa di Cemagi, Mengwi.

Bule ini pura-pura gila saat diamankan, penjahat yang diketahui terlibat banyak kasus ini sempat kabur dari ruangan Anggrek RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah saat jalani pemeriksaan kejiwaan, Sabtu 27 April 2024.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah petugas sekuriti Rumah Sakit terbesar Bali ini, bahwa aksi bule tersebut membuat heboh pihak Rumah Sakit.

Ketika usai pemeriksaan kejiwaan dan hendak menyampaikan hasil, bahwa yang bersangkutan tidak alami gangguan kejiwaan, ternyata sudah tidak ada di tempat.

"Ya, setahu kami ruangan Anggrek itu kerap digunakan untuk memeriksa kejiwaan pelaku kejahatan. Usai diperiksa, petugas medis tinggalkan ruangan. Ketika kembali, dia sudah kabur," beber sumber petugas pengamanan Rumah Sakit yang dulunya bernama RS Sanglah, Selasa (30/4/2024).

Pemilik Paspor 551049XXX diyakini kabur melalui terali besi di luar ruangan. Fakta yang ditemui, terlalu besi sudah kendor. 

ebol: Terali besi di ruangan Anggrek Anggrek RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah dijadikan akses kabu
ebol: Terali besi di ruangan Anggrek Anggrek RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah dijadikan akses kabu

"Ya, ruangan yang kita maksud ini memang ada pagar besi. pagar itu utuh, dari lantai ke bagian atap. Ternyata, besinya (bagian tengah) tidak rapat lagi, melainkan terbuka alias sengaja dilebarkan sehingga sudah kendor," sebut sumber sembari beberkan foto situasi terali besi dalam kondisi melebar, saat dicek oleh petugas medis dan seorang satpam siang itu, Sabtu 27 April 2024. 

"Di bawa ke RS, Jumat 26 April 2024. Kabur keesokan harinya sekitar pukul 12.00," cetus petugas sembari meminta namanya dirahasiakan.

Setelah adanya masalah tersebut, pihaknya langsung koordinasi dengan pihak kepolisian sehingga dilakukan pencarian.

"Kami tidak tahu, apakah sudah ditangkap lagi atau belum. Kabarnya, hasil pemeriksaan, dia tidak gangguan jiwa. Melainkan pura-pura gila," tutup sumber ini. Dikonfirmasi terpisah, Kasubag Humas RSUP Sanglah Dewa Ketut Kresna membenarkan. 

"Ya benar, kejadiannya di ruangan Anggrek," jawab singkat Dewa Ketut Kresna.

Menyangkut masalah ini, Kapolsek Mengwi Kompol I Ketut Adnyana T.J enggan berspekulasi ketika di konfirmasi. "Kasus tersebut telah ditangani Polres," kata Kapolsek.

Sementara ini. Kepala Kepolisian Resor Badung AKBP Teguh Priyo Wasono melalui Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Gusti Nyoman Widura tak menapik. 

Dikatakan, Anton Simutov sudah di amankan oleh tim Gabungan Polres dan Polsek Mengwi, di tempat persembunyian, Wilayah Nusa Dua, Minggu 28 April 2024.***

"Yang bersangkutan ditangkap tanpa perlawanan. Kini telah ditahan di Mapolres," timpalnya. Dijelaskan, ditangkap karena terlibat kasus pengrusakan dan pengancaman di salah satu Villa berlokasi di Cemagi Mengwi  Rabu 24 April 2024.

Disisi lain, yang bersangkutan dilaporan terkait kasus pemerkosaan, penganiayaan. Tidak hanya itu, ada laporan pengrusakan Villa lain di Canggu Kuta Utara. "Masalah WNA ini ditangani Polres beserta Polsek Mengwi. Menyangkut masalah pemerkosaan disertai penganiayaan, segera akan digelarkan," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#pengancaman #RS Prof Ngoerah Sanglah #tahanan kabur #perkosaan #pengrusakan #polsek mengwi