SINGARAJA, Radar Bali.id- Satu unit mobil dan lumbung padi di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng terbakar pada Selasa (10/9/2024) sekitar pukul 02.15 Wita. Peristiwa ini diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik.
Kebakaran ini terjadi tepatnya di areal rumah yang berada di Jalan Pulau Komodo Nomor 2. Awalnya, saksi Putu Eka Juniari, 31, terbangun untuk membuatkan susu anaknya. Namun ketika berada di dapur, tiba-tiba ia mendengar suara ledakan di samping rumahnya.
Saksi Eka lalu keluar dan melihat ada kobaran api di lumbung padi yang berada di samping rumahnya. Sialnya, tak jauh dari lumbung padi itu, terparkir satu unit mobil Suzuki APV dengan nomor polisi DK 1997 JP.
Baca Juga: Wilayah Kubu, Karangasem, Selalu Langganan Kebakaran, Warga Minta Siagakan Armada
Api yang sudah membesar, kemudian menjalar melalui paranet yang digunakan untuk melindungi mobil dari cahaya matahari. Saksi Eka kemudian membangunkan saksi Ketut Sedana, 64, kemudian membangunkan Nyoman Arnawa, 58, selaku pemilik rumah.
”Mereka bertiga kemudian bersama-sama mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya. Karena api makin membesar, akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Buleleng,” ujar Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan pada Selasa (10/9/2024) siang.
Dinas Damkar Buleleng lalu menerjunkan tiga unit armada dengan 13 personelnya, menuju ke lokasi kebakaran. Api lalu berhasil dipadamkan sekitar 60 menit. Namun naas satu unit mobil APV dan lumbung padi beratap seng ukuran 3 m x 6 m ikut terbakar.
Beruntung api juga dapat dengan cepat dipadamkan, mengingat kawasan tersebut merupakan pemukiman padat penduduk. Akibat peristiwa ini, kerugian ditafsir mencapai Rp 100 juta juga tidak ada korban jiwa.
”Kebakaran diduga terjadi akibat arus pendek listrik yang berasal dari kabel melintang di sekitar lumbung yang terbakar,” lanjutnya. [*]
Editor : Hari Puspita