Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Kacau! Pengunjung Cafe Triple Three Dikeroyok hingga Sekarat hanya Lantaran ini, Polisi Buru Pelaku

Andre Sulla • Senin, 10 Maret 2025 | 04:45 WIB

 

DIKEROYOK: Komang Widiartawan alias Omang, 30, berada di RS sementara pihak kepolisian mendatangi Cafe Triple Three Bar Society, Jalan Tukad Barito Timur
DIKEROYOK: Komang Widiartawan alias Omang, 30, berada di RS sementara pihak kepolisian mendatangi Cafe Triple Three Bar Society, Jalan Tukad Barito Timur

DENPASAR, radarbali.jawapos.com -  Sebelumnya sempat terjadi kasus pengeroyokan yang dilakukan pemilik Cafe Triple Three Bar Society,  I Wayan Eka Juniawan alias Damar, I Wayan Sugana Putra alias Gana, dan, Devid Yong alias DJ Dev terhadap pemuda I Gusti Bagus Chakra Widyaputra, 22, hingga patah tulang rahang, Rabu, 11 Oktober 2023, sekitar pukul 01.00 WITA.

Kini, seorang pengunjung cafe live music dan live DJ, terletak di Jalan Tukad Barito Timur No. 97, Panjer, Denpasar Selatan, Denpasar, bernama Komang Widiartawan alias Omang, 30, menjadi korban penganiayaan dan pengeroyokan oleh kurang lebih 10 orang. Kejadian berlangsung di parkiran, Jumat, 7 Maret 2025, sekitar pukul 02.00 WITA.

Pantauan Jawa Pos Radar Bali, Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan mendatangi lokasi kejadian, mencari keterangan saksi. Bahkan sejumlah anggota berpakaian bebas rapi juga mengecek sejumlah CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dikatakan sumber petugas, pihaknya telah melaporkan disertai bukti visum et repertum. Korban dikeroyok hingga sekarat.

Yang bersangkuta sementara menjalani perawatan di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, karena mengalami sejumlah luka, memar, dan bengkak serius.

"Dua mata, pipi, dan kepala, hidung dan mulut keluar darah, luka memar pada punggung, leher, dan perut terasa sakit," ungkap sumber ini sembari mengatakan, menurut keterangan korban, pelaku sekitar 10 orang.

 Baca Juga: GARUDA CALLING: Eliano Reijnders Dipastikan Bermain, Ini Skuad Garuda Indonesia vs Australia dan Bahrain!

"Kata korban, dia sama sekali tidak mengenali para pelaku. Dan motifnya adalah salah paham akibat senggolan di Cafe Triple Three Bar Society," tutup sumber.  Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi membenarkan dan pihaknya sementara melakukan penyelidikan.

Pengembangan sementara berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang dihimpun polisi, kejadian bermula saat Omang dan enam temannya saling mengajak untuk mengobrol. Mereka mengunjungi kafe tersebut, Sabtu, 8 Maret 2025, sekitar pukul 23.30 WITA.

Sebelum masuk, lelaki asal Banjar Bhuana Shanti, Padangsambian, Denpasar Barat, memarkir mobilnya di depan Toko Rika yang terletak di sebelah Cafe Triple Three.

 Baca Juga: Kabar Baik! Pegawai Honorer Non ASN Kini Dilindungi Jaminan Kecelakan dan Jaminan Kematian

Setelah itu, mereka masuk  dan menikmati minuman bersama. Empat teman korban pulang lebih dahulu, sekitar pukul 01.30. Lalu disusul dua temannya beberapa saat kemudian. Sedangkan Omang hendak keluar dan ingin pulang sekitar pukul 02.00.

Saat melangkah melintasi sekumpulan orang yang sedang joged, pelipisnya tersenggol oleh salah satu pelaku. Walaupun demikian, ia tidak marah, namun mengingatkan orang itu untuk lebih berhati-hati.

"Sayangnya, perkataan korban ini membuat pelaku misterius itu tersinggung dan mendorongnya," cetus Jibir, Polresta Denpasar, Minggu (9/3). Walaupun didorong,

ia memilih tenang dan terus melangkah ke luar.Ternyata pria itu bersama temannya membuntuti Omang hingga parkiran. Saat  hendak masuk mobil, dia dicegat secara kasar.

Pelaku bersama sejumlah temannya menarik dan melakukan penganiayaan serta pengeroyokan tanpa perlawanan.

"Tangannya dipegang secara bergantian oleh pelaku dan teman-teman berjumlah 10 orang. Secara silih berganti mereka memukul dan menendangnya," kisah Sukadi mengutip keterangan saksi-saksi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan bengkak pada kedua mata, pipi, kepala, hidung, mulut mengeluarkan darah, serta luka memar pada punggung, leher, dan perut.

 Baca Juga: Masyarakat Karangasem Bali pun Bersiap Menikmati Program Makan Bergizi Gratis

Korban kemudian dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, dalam kondisi parah. Kini, pihak berwajib telah mendatangi dan melakukan olah TKP, mendata korban dan saksi, meminta keterangan, mengarahkan korban untuk membuat laporan dan visum, serta melakukan penyelidikan untuk mendalami identitas pelaku. "Kami masih menyelidiki," tutupnya.***

Editor : M.Ridwan
#cafe Triple 3 #pengeroyokan #denpasar selatan #komang #radarbali