Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ribuan Umat Ikuti Melasti di Toya Sah Jelang Puncak Karya Besakih 2025

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 11 April 2025 | 00:26 WIB
PENYUCIAN - Ribuan umat mengikuti prosesi melasti sebagai rangkaian karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Rendang, Karangasem.
PENYUCIAN - Ribuan umat mengikuti prosesi melasti sebagai rangkaian karya Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih, Rendang, Karangasem.

RADAR BALI - Umat Hindu melaksanakan Melasti atau Masucian, sebuah prosesi penyucian diri dan alam jelang puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK).

Upacara khidmat ini berlangsung pada Kamis (10/4) di sumber air suci Toya Sah, wilayah Banjar Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem.

Sejak pagi, ribuan pamedek (umat) memadati area Pura Penataran Besakih. Mereka memulai ritual sembahyang sebelum berjalan kaki sekitar 9 km menuju Toya Sah.

Menurut pemimpin adat Besakih sekaligus ketua panitia karya, Jro Mangku Widiartha, pemilihan lokasi Melasti di Toya Sah kali ini mengikuti siklus tahunan.

Beliau menjelaskan bahwa "pada tahun ganjil, Melasti diadakan di Toya Sah. Sementara itu, pada tahun genap, lokasinya di Tegal Suci, Banjar Tegenan, Menanga."

Sehari sebelum Melasti, dilaksanakan ritual menurunkan pralingga Ida Bhatara dari setiap palinggih pura menuju Pesamuan Agung Besakih.

Setelah seluruh pralingga terkumpul, proses pembersihan spiritual pun dimulai.

Widiartha juga mengingatkan umat yang hadir untuk mematuhi Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 08 Tahun 2025.

Beberapa hal penting dalam SE tersebut adalah larangan membawa tas plastik, air minum kemasan gelas, serta larangan membuang sampah di sembarang tempat selama upacara berlangsung.

Sebagai informasi tambahan, puncak Karya Ida Bhatara Turun Kabeh akan dilaksanakan pada Sabtu (12/4) bertepatan dengan Purnama Kedasa.

Setelah acara puncak, nyejer akan berlangsung selama 21 hari, dan upacara penutupan (penyineban) dijadwalkan pada 3 Mei mendatang. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#Ida Bhatara Turun Kabeh #Ida Bhatara Turun Kabeh Kasineb #Pura Agung Besakih Karangasem #melasti #Pura Agung Besakih #wayan koster #bali #Ida Bhatara Turun Kabeh di Besakih