radarbali.jawapos.com — Institut KH. Ahmad Sanusi (INKHAS) Sukabumi kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas lulusan Pascasarjana melalui pelaksanaan Ujian TOEFL dan TOAFL sebagai syarat kelulusan. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring pada Sabtu, 1 Juni 2025, di Laboratorium Komputer (Labkom) INKHAS, dengan diikuti oleh 40 mahasiswa dari berbagai program studi.
Ujian berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, mencakup dua pengujian utama: kemampuan Bahasa Inggris melalui TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan kemampuan Bahasa Arab melalui TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language). Kedua tes ini diselenggarakan bekerja sama dengan Lembaga Bahasa UIN Sunan Gunung Djati Bandung, yang bertindak sebagai mitra resmi pelaksana.
Ketua panitia kegiatan, Dr. Jasmansyah, M.Pd., menegaskan bahwa pelaksanaan ujian ini merupakan implementasi dari kebijakan akademik Pascasarjana INKHAS Sukabumi.
“Sesuai kebijakan akademik di Pascasarjana INKHAS Sukabumi, test TOEFL dan TOAFL adalah sebagai syarat wajib mahasiswa untuk bisa lulus dari Pascasarjana, dengan minimum skor 400,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar. Mahasiswa tampak antusias dan serius mengikuti setiap tahap ujian yang berlangsung dalam beberapa sesi. Panitia memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai prosedur, mulai dari registrasi, pelaksanaan, hingga pengawasan yang ketat untuk menjamin integritas hasil ujian.
Dengan pelaksanaan tes ini, diharapkan mahasiswa Pascasarjana INKHAS tidak hanya memiliki kedalaman ilmu keislaman, tetapi juga mampu bersaing secara global melalui penguasaan bahasa internasional. Ujian gelombang kedua direncanakan akan digelar dalam waktu dekat untuk menjangkau mahasiswa yang belum mengikuti gelombang pertama.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen INKHAS dalam menghasilkan lulusan yang unggul, religius, dan siap menghadapi tantangan dunia akademik dan profesional secara lebih luas.
Editor : Siti Patimah, SH