Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Masih Puluhan Belum Ketemu, Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya Masih Diperjang Lagi, Tim SAR Fokus Pemantauan

Muhammad Basir • Rabu, 16 Juli 2025 | 16:05 WIB
TERUS GELAR PENCARIAN : Pencarian hari ke -  13 di Perairan Selat Bali, Senin (24/7) lalu. (Foto: Tim SAR Jembrana)
TERUS GELAR PENCARIAN : Pencarian hari ke - 13 di Perairan Selat Bali, Senin (24/7) lalu. (Foto: Tim SAR Jembrana)

 

NEGARA, Radar Bali.id - Operasi Search and Rescue  (SAR) Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, dilanjutkan hingga tujuh hari ke depan dengan memaksimalkan personil SAR gabungan wilayah, dimulai kemarin (15/7/2025).

Khusus Jembrana, tim SAR gabungan akan fokus melakukan pemantauan wilayah dengan kendali dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana Dewa Putu Hendri Gunawan mengatakan, operasi pencarian korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya, sudah diputuskan SAR Mission Coordinator (SMC) Basarnas untuk diperpanjang selama tujuh hari. ”Operasi diserahkan kepada masing-masing wilayah sesuai dengan kebutuhan," ujarnya.

Pihaknya bersama tim SAR gabungan, tetap akan melakukan pemantauan wilayah dengan menyiagakan personil. Apabila nantinya ada temuan dugaan korban kapal, segera melakukan evakuasi. Namun tetap dibawah kendali dari Sar Surabaya. ”Jika ada perintah dari Sar Surabaya atau SMC Basarnas pusat untuk evakuasi atau pencarian, kami sudah siap segera melaksanakan," tegasnya.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Artana Putra mengatakan, pihaknya bersama personel SAR gabungan juga siaga untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan hingga tujuh hari ke depan. ”Kami fokus melakukan pemantauan. Dan berkoordinasi dengan nelayan untuk membantu menginformasikan apabila ada temuan korban di laut,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyatno selaku SMC Basarnas, usai evaluasi operasi SAR Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya pada hari ke - 13, Senin (14/7) malam menyampaikan, bahwa kegiatan operasi SAR tetap dilanjutkan selama tujuh hari kedepan dengan kekuatan kewilayahan. ”Seluruh komponen SAR yang terlibat nantinya masih tetap di bawah kendali SMC,” jelasnya dalam keterangan tertulis pada media, Senin (14/7/2025) malam.

Dijelaskan, SAR gabungan yang melakukan pencarian hari ke- 13 ini sudah mulai disituasikan sesuai dengan kebutuhan. Jumlah personil SAR gabungan yang sebelumnya sekitar 1.062 orang, dikurangi separuh menjadi 582 orang. ”Beberapa alut laut masih akan tetap melakukan penyisiran di perairan selat Bali dan helikopter Polri akan tetap disiagakan,” ungkapnya.

Dalam operasi hari ke-13 Senin lalu, tim unsur SAR gabungan terus dikerahkan secara optimal. Penyisiran oleh SRU Darat maupun SRU Laut dilakukan di sekitar wilayah pesisir Ketapang dan Gilimanuk.  Hingga kemarin, jumlah korban yang telah ditemukan oleh tim SAR gabungan adalah 48 orang dengan rincian 30 orang ditemukan selamat dan 18 orang ditemukan meninggal dunia. ”Dari 18 orang yang meninggal dunia masih ada 3 orang masih dalam identifikasi oleh tim DVI,” tegasnya.

Terkait dengan penemuan lokasi KMP Tunu Pratama Jaya, diperkuat dengan hasil tangkapan kamera bawah laut milik Ditpolair Polda Jawa Timur, Minggu (13/07) pukul 03.33 WIB. Hasil ini memperjelas temuan bangkai Kapal Tunu Pratama Jaya yang sebelumnya sudah terlihat dari kamera bawah air TNI AL. ”Hal inilah yang dijadikan bahan acuan untuk perpanjangan operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya,” jelasnya.

Pendokumentasian dari Kapal Masalembo dengan menggunakan ROV milik KNKT juga sudah dilakukan, namun upaya ini mengalami kendala. Pada kedalaman 19,2 m ROV mengalami blackout yang disebabkan oleh arus bawah laut yang sangat deras. [*]

Editor : Hari Puspita
#tim sar #KMP Tunu Pratama Jaya #kapal tenggelam #pencarian korban #pelabuhan gilimanuk