Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sekolah Rakyat Tabanan Buka Tiga Kelas Pertama, Karangasem Bersiap Jadi Lokasi Selanjutnya

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 28 Juli 2025 | 20:56 WIB
PROTOTIPE - Gedung Sentra Mahatmiya Tabanan yang menjadi lokasi sekolah rakyat pertama di Bali.
PROTOTIPE - Gedung Sentra Mahatmiya Tabanan yang menjadi lokasi sekolah rakyat pertama di Bali.

RADAR BALI - Sebanyak 75 siswa Sekolah Rakyat Bali pada Senin (28/7) menyelesaikan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang dimulai sejak Senin (21/7).

Sekolah Rakyat Bali merupakan salah satu dari 65 sekolah rakyat di Indonesia. Gedung sekolah dan asrama untuk siswa berada di Gedung Sentra Mahatmiya di Banjar Anyar, Kediri, Tabanan.

Sekolah rakyat pertama di Bali tersebut khusus untuk siswa berusia 12-15 tahun dengan latar belakang ekonomi keluarga terkategori miskin dan miskin ekstrem.

Secara administrasi kependidikan, sekolah dibawah Kementerian Sosial tersebut telah diresmikan sebagai Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan.

Berdasarkan data, terdapat 12 ribu kepala keluarga yang termasuk kategori miskin dan miskin ekstrem di Bali. Dari jumlah tersebut, hanya 75 kepala keluarga yang memiliki anak usia 12 tahun.

Mereka terdiri dari 36 siswa perempuan dan 38 siswa laki-laki yang berasal dari Tabanan, Buleleng, Denpasar, dan Badung.

Sebelum memasuki masa MPLS, seluruh siswa telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang mencakup kesehatan mata, kesehatan gigi, tinggi badan, dan berat badan.

Selain itu, siswa juga mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah.

Seluruh siswa juga telah menjalani pemetaan bakat dan potensi yang dilakukan psikolog.

Sekolah Rakyat Tabanan memiliki 12 guru mata pelajaran reguler dan 2 guru agama Hindu dan Islam. Selain itu, terdapat dua petugas asrama yang bekerja selama 24 jam. 

Kementerian Sosial juga menerjunkan petugas sosial yang akan mendampingi pembelajaran siswa secara intensif dari sisi psikologis. Setiap petugas akan mendampingi 10 siswa. 

Sekolah juga dilengkapi asrama untuk pelajar pria dan pelajar perempuan yang terpisah.

Setiap kamar dihuni oleh empat siswa. Sedangkan satu kelas di Sekolah Rakyat diisi oleh 25 siswa.

Dengan demikian, terdapat tiga kelas yang beroperasi di Sekolah Rakyat Tabanan pada tahun ini. 

Seluruh kelas tersambung dengan internet untuk pembelajaran tersentral dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Sekolah Rakyat Tabanan juga dilengkapi dengan laboratorium IPA dan laboratorium komputer.

Seluruh siswa mendapatkan konsumsi gratis, seragam, alat mandi, dan fasilitas hiburan, perpustakaan, studio musik, olahraga, serta rumah ibadah.

Kementerian Sosial saat sedang merencanakan pendirian sekolah rakyat kedua di Bali yang berada di Karangasem. Lokasinya berada di lahan milik SMKN 2 Karangasem.

Sekolah tersebut rencananya dapat menampung 1.000 siswa tingkat SD, SMP, dan SMA. Proses pembangunan dibutuhkan waktu satu tahun.

Setelah seluruh bangunan sekolah rakyat Karangasem selesai dikerjakan, seluruh proses pembelajaran Sekolah Rakyat Tabanan rencananya akan dipindahkan ke Karangasem pada tahun ajaran 2026/2027.  

Satu sekolah rakyat lainnya akan dibangun di Bangli, namun belum ditentukan lokasinya.

Guru di Sekolah Rakyat berasal dari guru ASN, PPPK, dan lulusan PPG. Seluruh guru juga tinggal di perumahan guru di lingkungan sekolah. ***

Editor : Ibnu Yunianto
#smpn 2 tabanan #srmp #bali #mpls #Sekolah Rakyat